SuaraSumsel.id - Kesulitan jaringan kadang menjadi hambatan. Banyak aktivitas yang kemudian sulit dilakukan ketika hal tersebut terjadi. Namun hal ini, tidak dirasa oleh Jasrial (65).
Warga Palembang ini termasuk pelanggan lama provider Indosat. Saat kota Palembang masih mengenal dua pilihan provider, indosat sudah mampu menjawab kebutuhan berkomunikasi meski ke luar kota sekalipun.
Dia mengigat waktu pertama kali menggunakan perdana Indosat seharga Rp300 ribu. Saat itu, harga ini sudah terbilang murah meski penampilannya amat mewah.
Jumlah nomor yang diberikan juga sederhana, hanya 11 digit."Jaringan Indosat dari pertama pakai hingga sekarang tetap bagus. Saya tidak pernah merasakan adanya gangguan jaringan atau kuota internet yang lelet," ujarnya saat dibincangi Suara.com, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga:Kasus Korupsi PDPDE Gas Sumsel, Kejagung Periksa Istri Alex Noerdin
Keunggulan indosat ini pun teruji saat berada di kampung halaman Jasrial. Saat berada di kabupaten Pariaman, Sumatera Selatan menjawab kebutuhannya berkomunikasi.
"Kampung saya itu banyak pohon Kelapa, kandang jaringan seluler itu jika pake provider lain susah sekali sinyalnya. Namun, saya menggunakan Indosat untuk s menghubungi keluarga di Palembang jaringannya bagus bahkan tidak putus - putus," ungkapnya.
Saat ini semua orang sudah menggunakan internet agar bisa berselancar di dunia maya.
"Selama saya menggunakan Indosat tidak pernah saya merasakan jaringan yang lelet bahkan saya pernah mencoba menggunakan provider lain namun ternyata jaringannya tidak bagus dan harganya juga mahal makanya saya tetap menggunakan Indosat hingga saat ini," ujarnya.
Selain jaringan yang bagus harga kuota internet juga sangat terjangkau.
Baca Juga:Sumsel Kembangkan Wisata Kesehatan, Ubah Perspektif Berobat ke Luar Negeri
Pada pemakaian satu bulan internet, ia membeli paket yang 10GB dengan harga Rp 30ribu. Saat ini, Indosat Ooredoo sudah mengeluarkan produk baru 42GB +42 GB dengan hanya Rp102 ribu.