alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Oknum Camat Bentak Pedagang Sampai Anak Nangis, Walikota Minta Maaf

Farah Nabilla | Muhammad Yunus Senin, 28 Desember 2020 | 14:27 WIB

Viral Oknum Camat Bentak Pedagang Sampai Anak Nangis, Walikota Minta Maaf
Video oknum camat membentak pedagang kaki lima. (Instagram/@makassar_iinfo)

Wali Kota Parepare Taufan Pawe meminta maaf atas tindakan yang dilakukan Camat Ujung

SuaraSumsel.id - Baaru-baru ini publik dihebohkan dengan video seorang oknum camat membentak pedagang kaki lima (PKL) saat jam malam.

Aksi oknum camat Ujung saat melakukan operasi yustisi itu menuai kritik warga lantaran dilakukan di depan umum hingga anak pedagang menangis. 

Viralnya video tersebut membuat walikota Parepare, Taufan Pawe angkat bicara. Ia meminta maaf atas viralnya video camat di wilayahnya yang membuat publik resah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Parepare Taufan Pawe pada keterangan tertulisnya yang diunggah melalui akun resmi Instagramnya @taufanpawe.

Baca Juga: Suasana Pemberlakuan Jam Malam di Makassar, Toko dan Warung Tutup

"Kami memohon maaf atas tindakan oknum petugas dan camat yang tidak memberikan rasa nyaman kepada para pedagang. Penegakan dan edukasi Perwali tersebut sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang humanis dan mengedepankan kemanusiaan. Atas tindakan ini, izinkam kami memberikan evaluasi dan tindak tegas kpd petugas tsb," tulis Taufan Pawe, Minggu (27/12/2020).

Taufan Pawe mengatakan, saat ini masyarakat dalam kondisi yang tak menentu. Saat kesehatan turun, angka kasus positif Covid-19 yang meningkat.

"Kita pun harus tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Situasi yang tarik menarik, namun kami masih optimis, berupaya menemukan porsi yang pas terhadap keduanya. Agar dapat seimbang. Kesehatan dapat pulih dan ekonomi dapat bangkit," jelas Taufan.

Taufan Pawe menambahkan bahwa tujuan dari pemberlakukan jam malam yaitu untuk mengurangi keramaian pada malam hari hingga menjelang malam tahun baru.

"Hanya hingga malam tahun baru selesai. Setelah itu, tidak ada lagi pembatasan hingga jam 8. Keputusan ini memang sangat berat, namun kami mohon maklum adanya karena untuk kebaikan bersama," tambah Taufan.

Baca Juga: Covid-19 Menggila, Pemkot Makassar Berlakukan Jam Malam Bagi Warga

"Akhir kata, kami memohon maaf atas segala tindakan yang kurang berkenan. Mari kita bekerja bersama dalam membawa kemaslahatan bagi Kota Parepare," tutup Taufan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait