alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prabowo Murka ke Edhy Prabowo: Saya Ambil Dia dari Comberan

Farah Nabilla | Welly Hidayat Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:37 WIB

Prabowo Murka ke Edhy Prabowo: Saya Ambil Dia dari Comberan
Menhan Prabowo Subianto berbincang dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kanan) usai pelepasan jenazah dari Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso di rumah duka kawasan Bambu Apus Raya, Jakarta Timur, Minggu (10/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Prabowo sangat marah, sangat kecewa. Merasa dikhianati," kata Hasim.

SuaraSumsel.id - Menteri Pertahanan sekaligugs Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto murka. Ia kecewa dengan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang tertangkap KPK karena kasus ekspor benih lobster.

Kekecewaan itu Prabowo luapkan lewat sebaris kalimat dalam bahasa Inggris yang menunjukkan betapa dia sangat terkejut mendapat kabar keterlibatan Edhy dalam pusaran kasus korupsi.

Kekinian, eks Menteri KKP itu sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster dan menjadi tahanan KPK. 

Kemarahan Prabowo kepada Edhy itu diungkap sang adik, Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga: Ngaku Siap Diperiksa KPK Kasus Edhy Prabowo, Adik Prabowo: Tak Masalah

Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra ini mengaku sang kakak sangat  kesal karena merasa dikhanati oleh Edhy

"Prabowo sangat marah, sangat kecewa. Merasa dikhianati," kata Hasim di Cafejetski, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Saking kesalnya, kata Hashim, Prabowo mengeluarkan kata-kata kasar dengan menggunakan bahasa Inggris.

Menurutnya, Edhy sama sekali tak menghargai Prabowo karena sudah dikenal selama 25 tahun. Hashim juga menyebut jika Edhy bahkan diangkat menjadi adik karena dianggap sudah kenal sejak lama.  

"I pick him up from the gutter. And this what he does to me. (Saya ambil dia (Edhy) dari selokan dan ini lah yang dia lakukan pada saya (Prabowo)," kata Hashim.

Baca Juga: Dikaitkan Kasus 'Lobster' saat Putrinya Maju Pilkada, Hashim: Saya Dizalimi

KPK sebelumnya telah menetapkan mantan politikus Gerindra Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus suap izin benih lobster. Dalam kasus ini, Edhy diduga telah menerima uang suap mencapai Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dolar Amerika Serikat. Uang itu sebagian diduga digunakan Edhy bersama istrinya untuk berbelanja tas hermes, sepeda, hingga jam rolex di Amerika Serikat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait