Begini Kronologis Bendera Bintang Kejora Berkibar di Konjen RI Melbourne

Bendera Bintang Kejora berkibar di kantor Komisaris Jendral RI di Melbourne.

Tasmalinda
Kamis, 03 Desember 2020 | 12:14 WIB
Begini Kronologis Bendera Bintang Kejora Berkibar di Konjen RI Melbourne
Bendera Bintang Kejora dan spanduk TNII Out berkibar di KJRI Melbourne, Australia.[Twitter]

Bendera "Bintang Kejora" dilarang dikibarkan ketika dinyatakan merdeka dari pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1961.

Militer Indonesia menguasai Papua Barat dalam beberapa bulan setelah deklarasi tersebut.

Kerusuhan berbulan-bulan dan kekerasan yang meningkat menjadi tuntutan baru untuk kemerdekaan, yang mendorong ULMWP untuk mengumumkan pemerintahan sementara.

Salah satu kelompok yang mendukung kemerdekaan Papua tersebut mengangkat Benny Wenda, yang sedang diasingkan di Inggris Raya, sebagai presiden mereka.

Baca Juga:Waspada, Gelombang Panas Bisa Sebabkan Kebakaran Besar di Australia

Bendera bintang kejora berkibar KJRI Melbourne, Australia.
Bendera bintang kejora berkibar KJRI Melbourne, Australia.

"Ini hari yang sangat penting bagi rakyat saya. Kami sekarang memulihkan kedaulatan kami dan pemerintah sementara kami di Papua Barat," kata Benny kepada SBS News.

Wenda mengatakan pemerintah sementaranya tidak akan tunduk kepada Indonesia. "Kami tidak mematuhi aturan dan hukum Indonesia yang diberlakukan pada kami," ujarnya.

Dia juga meminta pemerintah Australia untuk mendukung upaya mereka.

"Papua Barat menghadapi krisis dan kami membutuhkan pemain besar seperti Australia [untuk mendukung kami]. Sangat penting bagi Australia untuk memainkan peran besar." ujarnya.

Pemerintah sementara tersebut bertujuan untuk memobilisasi orang Papua Barat untuk mencapai referendum kemerdekaan, setelah itu akan mengambil kendali wilayah dan menyelenggarakan pemilihan demokratis yang saat ini tidak mungkin dilakukan di bawah pemerintahan Indonesia.

Baca Juga:DPR Sebut Deklarasi Pemerintahan Sementara Papua Barat Cuma Gimik

Jennifer Robinson, yang mendirikan Pengacara Internasional untuk Papua Barat, mengatakan deklarasi tersebut adalah awal dari jalan kemerdekaan Papua Barat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini