Hal-hal yang Harus Diperhatikan Bunda Jika Anak Mau Jadi Artis Internet

Sebelum mereka memiliki pendekatan yang salah, sebagai orangtua, Anda perlu bersiap agar dapat segera membantu anak menerapkan keamanan sebaik mungkin.

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Kamis, 12 November 2020 | 07:03 WIB
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Bunda Jika Anak Mau Jadi Artis Internet
Ilustrasi anak kecil bermain ponsel. (Pixabay/mirkosajkov)

SuaraSumsel.id - Menurut survei Morning Consult pada 2019, mengungkapkan 86 persen orang berusia antara 13 hingga 38 tahun bermimpi untuk menjadi seorang influencer atau artis internet.

Bahkan predikat sebagai YouTuber dan Selebgram juga telah menjadi profesi yang diidam-idamkan. Tak ayal banyak anak yang secara gamblang mengatakan bercita-cita sebagai influencer.

Sebelum mereka memiliki pendekatan yang salah, sebagai orangtua, Anda perlu bersiap agar dapat segera membantu anak menerapkan keamanan sebaik mungkin.

Berikut beberapa saran yang dapat diterapkan, seperti yang kutip dari siaran pers perusahaan keamanan siber global Kaspersky berikut ini.

Baca Juga:Viral Pembobol Kotak Amal Masjid Diminta Buat Tutorial Cara Bongkarnya

1. Jejaring sosial adalah media komunikasi
Ingatlah bahwa jejaring sosial akan tetap menjadi cara berkomunikasi dengan lingkaran teman dekat untuk anak Anda. Jangan ubah akun personal menjadi akun publik, lebih baik meninggalkan satu atau dua situs di mana kerumunan orang asing berbahaya tidak akan mengganggu anak.

Akun pribadi harus ditutup untuk semua orang kecuali teman, kerabat, guru, dan orang penting lainnya dari kehidupan nyata.

2. Ingatkan anak tentang reputasinya
Ingatkan bahwa semua yang diunggah di internet tetap ada di internet. Misalnya saat ia memberikan argumen yang terlalu keras dan radikal, hal tersebut dapat meninggalkan jejak sehingga mungkin berpengaruh pada karir dan pendidikan di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, jelaskan kepada anak bahwa, sebelum memilih kosa kata yang terlalu ekspresif, mereka harus memikirkan cara lain yang lebih dapat diterima untuk mengekspresikan diri.

3. Buatlah akun untuk umum bersama anak
Jangan mengungkapkan informasi sensitif apa pun - alamat, nomor sekolah, telepon, tempat yang sering dikunjungi, tautan ke halaman kerabat.

Baca Juga:Begini Jadinya Jika Stik PS Jadi Pengganti Setir Mobil, Canggih!

Jika akun tersebut benar-benar memiliki popularitas, maka semua data ini dapat digunakan untuk membahayakan anak dan keluarga Anda. Ajari anak tentang apa yang harus disebarkan kepada dunia dengan tepat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini