Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meski Masih Bisa Hamil, Penderita PCOS Rentan Alami Keguguran

Risna Halidi | Lilis Varwati Kamis, 24 September 2020 | 09:03 WIB

Meski Masih Bisa Hamil, Penderita PCOS Rentan Alami Keguguran
Ibu hamil sakit pinggang, berbahayakah? (Shutterstock)

"Pasien PCOS harus benar-benar hati-hati menjaga kondisi kehamilan terutama dalam semester awal."

SuaraSumsel.id - Perempuan dengan masalah Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS memiliki kelainan hormon reproduksi dalam tubuhnya. Meski begitu, penderita PCOS masih tetap bisa hamil. Hanya saja, perempuan pengidap PCOS rentan mengalami keguguran

"Jadi kalau pasien PCOS harus benar-benar hati-hati menjaga kondisi kehamilan terutama dalam semester awal," kata dokter spesialis obgyn dr. Niken Puji Pangastuti Sp.OG-KFER dalam siaran langsung bersama Mother & Baby beberapa waktu lalu.

Pada pasien PCOS, sisa folikel tidak mampu memproduksi progesteron yang kuat, jelas Niken. Padahal progesteron berfungsi penting bagi endometrium agar embrio bisa menempel dengan baik. 

Oleh sebab itu, lanjut Niken, perempuan hamil yang mengidap PCOS harus rutin melakukan pemeriksaan minimal dua minggu sekali.

"Jadinya kita harus pantau dua minggu sekali, disupport dengan obat penguat kehamilan. Resisten insulin juga harus tetap ditreatment," katanya.

Namun yang perlu diketahui, meski pernah mengalami keguguran, pasien PCOS masih berpeluang untuk hamil. Ia menjelaskan bahwa keguguran sebenarnya tidak hanya dipengaruhi oleh gangguan hormon dalam tubuh.

"Proses keguguran tak hanya disalahkan karena PCOS saja, 80 persen keguguran terjadi karena genetik atau pembentukan embrio bukan yang terbaik dan kalau memang itu terjadi kita bisa coba lagi," katanya. 

Faktor lain yang bisa sebabkan keguguran bisa jadi karena ada penyakit bawaan seperti autoimun, infeksi, atau kelainan darah. "Itu harus kita eksplor lagi penyebab keguguran apa. Salah satu memang PCOS tapi gak cuma itu aja," tutup Niken.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait