- JPU KPK mengungkap dugaan korupsi pengadaan perangkat pendidikan senilai Rp13,05 miliar di Muara Enim pada Rabu, 28 Oktober 2026.
- Bupati nonaktif Edison dan tiga terdakwa didakwa menerima aliran dana serta komitmen fee hingga 20 persen dalam proyek tersebut.
- Edison bersama Adi Triayadi Agustian mengajukan eksepsi di Pengadilan Tipikor Palembang, sementara Abi Nurwardani tidak mengajukannya.
Dalam dakwaan yang sama, jaksa menguraikan dugaan pembagian uang kepada sejumlah pejabat yang berkaitan dengan pengadaan tersebut.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Rusdi Hairullah, disebut menerima sekitar Rp3,37 miliar. Sementara itu, Karmidi, yang disebut sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), diduga menerima sekitar Rp300 juta.
Adapun Abi Nurwardani disebut menerima uang sebesar Rp4.713.432.000 atau sekitar Rp4,71 miliar.
Jaksa mengaitkan dugaan penerimaan tersebut dengan jabatan dan kewenangan masing-masing pihak dalam proses pengadaan. Edison disebut berkaitan dengan kewenangannya sebagai bupati, Rusdi sebagai kepala dinas sekaligus pengguna anggaran, Abi sebagai pejabat pengadaan, dan Karmidi sebagai PPK.
Rincian tersebut merupakan bagian dari dakwaan jaksa. Pembuktian mengenai sumber uang, tujuan pemberian, serta peran setiap pihak akan berlangsung selama proses persidangan.
Edison dan Adi Ajukan Eksepsi
Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan, Edison dan Adi Triayadi Agustian melalui tim penasihat hukum masing-masing menyatakan akan mengajukan eksepsi atau perlawanan terhadap dakwaan jaksa.
Sementara itu, Abi Nurwardani menyatakan tidak mengajukan eksepsi.
Dengan demikian, proses hukum terhadap ketiga terdakwa akan berlanjut sesuai agenda yang ditetapkan majelis hakim.
Baca Juga: Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen
Perkara ini menjadi bagian dari pengusutan dugaan pemberian uang dan barang yang berkaitan dengan pengadaan perangkat pembelajaran di Kabupaten Muara Enim. Proses persidangan akan menguji dakwaan, alat bukti, serta keterangan yang diajukan para pihak sebelum majelis hakim mengambil keputusan.
Seluruh pihak yang didakwa tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Berita Terkait
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen
-
IIPK Bank Sumsel dan TP PKK Sumsel Babel Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga
-
Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison
-
3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen
-
Lewat Qlola Mobile, BRI Perluas Akses Pengelolaan Keuangan Perusahaan Secara Digital