Pemilik PT Zahra Oto Mandiri sekaligus Direktur Uhud Tour Khalid Basalamah memberikan kesaksiannya pada sidang kasus dugaan korupsi pembagian kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (20/10/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz]
Baca 10 detik
- Pendakwah Khalid Basalamah mengakui pengembalian uang sebesar US$554.500 kepada KPK dalam sidang Tipikor Jakarta Pusat.
- Uang tersebut diserahkan melalui tunai dan transfer bank terkait perkara dugaan korupsi kuota haji 2023–2024.
- Sidang juga mengungkap adanya pembayaran biaya visa haji khusus percepatan sebesar US$4.500 per jemaah.
Dalam dakwaan, kerugian keuangan negara disebut mencapai sekitar Rp622,09 miliar. Angka tersebut merupakan nilai yang diuraikan dalam dakwaan dan masih harus dinilai melalui proses persidangan.
Pengakuan Khalid mengenai pengembalian uang dan pembayaran biaya haji menjadi bagian dari keterangan saksi. Kesaksian tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Khalid melakukan tindak pidana. Penilaian mengenai peran setiap pihak dan keterkaitan dana dengan dugaan korupsi tetap bergantung pada bukti serta putusan pengadilan.
Persidangan perkara kuota haji tersebut menjadi sorotan karena membuka keterangan mengenai mekanisme pemberangkatan jemaah, pembayaran biaya tambahan, dan aliran uang yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji.
Tag
Berita Terkait
-
BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
KPK Datangi Dua Lokasi Penting Pemkab Muara Enim, ULP dan PUPR Digeledah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi
-
KPA Sumsel Siapkan Posko Solidaritas Lumbung Agraria di 4 Daerah Terdampak Karhutla
-
Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal
-
Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?