Tasmalinda
Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Pemain Sumsel United berduel dengan pemain lawan dalam pertandingan sepak bola di tengah kabut asap yang menyelimuti stadion.
Baca 10 detik
  • Sumsel United mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 5-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 10 Oktober 2026.
  • Pelatih M Nasuha melakukan pergantian pemain di babak kedua untuk mengubah dinamika dan memastikan kemenangan penting tersebut.
  • Sumsel United selanjutnya dijadwalkan menjamu Persikad Depok di stadion yang sama pada tanggal 18 Oktober 2026.

Pemain bernomor punggung 16 itu mengatakan para pemain sempat merasakan tekanan karena ingin meraih kemenangan kandang pertama setelah sebelumnya hanya mendapatkan satu hasil imbang dan satu kekalahan dalam dua laga kandang.

“Kami tahu laga ini sangat krusial karena di dua laga kandang sebelumnya Sumsel United belum pernah meraih kemenangan. Karena itu, di awal pemain seperti terburu-buru mencetak gol,” ujar Chrystna.

Ia menjelaskan, setelah unggul, para pemain justru sempat bermain terlalu hati-hati sehingga memberi kesempatan kepada lawan untuk menekan.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bagi Sumsel United agar mampu menjaga ketenangan dan konsentrasi sepanjang pertandingan, bukan hanya ketika mengejar gol.

“Kami bersyukur bisa mengamankan kemenangan. Namun, ke depan kami tidak boleh lagi lengah atau kecolongan dan harus menjaga konsentrasi penuh sepanjang pertandingan,” katanya.

Setelah kemenangan atas Persiku Kudus, Sumsel United tidak memiliki banyak waktu untuk berlama-lama merayakan hasil positif tersebut.

Laskar Juaro dijadwalkan kembali bermain di kandang dengan menjamu Persikad Depok pada Minggu (18/10/2026) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Pertandingan berikutnya menjadi kesempatan bagi Sumsel United untuk menjaga momentum sekaligus membuktikan bahwa kemenangan telak atas Persiku bukan sekadar hasil sesaat.

Bagi Nasuha, tantangan terpenting adalah menjaga konsistensi permainan. Kemenangan beruntun telah memberikan modal kepercayaan diri, tetapi performa tim masih harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.

Baca Juga: Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya

Load More