- Sumsel United mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 5-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 10 Oktober 2026.
- Pelatih M Nasuha melakukan pergantian pemain di babak kedua untuk mengubah dinamika dan memastikan kemenangan penting tersebut.
- Sumsel United selanjutnya dijadwalkan menjamu Persikad Depok di stadion yang sama pada tanggal 18 Oktober 2026.
Pemain bernomor punggung 16 itu mengatakan para pemain sempat merasakan tekanan karena ingin meraih kemenangan kandang pertama setelah sebelumnya hanya mendapatkan satu hasil imbang dan satu kekalahan dalam dua laga kandang.
“Kami tahu laga ini sangat krusial karena di dua laga kandang sebelumnya Sumsel United belum pernah meraih kemenangan. Karena itu, di awal pemain seperti terburu-buru mencetak gol,” ujar Chrystna.
Ia menjelaskan, setelah unggul, para pemain justru sempat bermain terlalu hati-hati sehingga memberi kesempatan kepada lawan untuk menekan.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bagi Sumsel United agar mampu menjaga ketenangan dan konsentrasi sepanjang pertandingan, bukan hanya ketika mengejar gol.
“Kami bersyukur bisa mengamankan kemenangan. Namun, ke depan kami tidak boleh lagi lengah atau kecolongan dan harus menjaga konsentrasi penuh sepanjang pertandingan,” katanya.
Setelah kemenangan atas Persiku Kudus, Sumsel United tidak memiliki banyak waktu untuk berlama-lama merayakan hasil positif tersebut.
Laskar Juaro dijadwalkan kembali bermain di kandang dengan menjamu Persikad Depok pada Minggu (18/10/2026) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Pertandingan berikutnya menjadi kesempatan bagi Sumsel United untuk menjaga momentum sekaligus membuktikan bahwa kemenangan telak atas Persiku bukan sekadar hasil sesaat.
Bagi Nasuha, tantangan terpenting adalah menjaga konsistensi permainan. Kemenangan beruntun telah memberikan modal kepercayaan diri, tetapi performa tim masih harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Baca Juga: Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya
Tag
Berita Terkait
-
Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya
-
Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter
-
POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Desak Prabowo Tata Ulang HGU
-
Sumsel United vs Persiku Kudus: Laskar Juaro Incar Kemenangan Perdana di Jakabaring
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim
-
Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban
-
BRI Catat Nilai Merek USD6,9 Miliar, Perkuat Posisi di Industri Perbankan Nasional
-
Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya
-
Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter