Tasmalinda
Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:19 WIB
Jarak pandang di Bandara SMB II Palembang hanya 500 meter akibat kabut asap pada Minggu (11/10/2026), mengganggu sejumlah jadwal penerbangan domestik dan internasional.
Baca 10 detik
  • Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara SMB II Palembang hingga 500 meter pada Minggu (11/10/2026).
  • Kondisi jarak pandang yang terbatas tersebut berdampak pada operasional sejumlah jadwal penerbangan keberangkatan dan kedatangan.
  • Calon penumpang diimbau untuk selalu memeriksa status penerbangan secara berkala langsung kepada pihak maskapai masing-masing.

SuaraSumsel.id - Jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang tercatat hanya 500 meter pada Minggu (11/10/2026) pukul 11.00 WIB. Kondisi ini menjadi perhatian setelah kabut asap mengganggu operasional penerbangan di bandara tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan standby statement General Manager Bandara Internasional SMB II, pembaruan operasional pukul 11.00 WIB mencatat dua penerbangan keberangkatan dan dua penerbangan kedatangan. Namun, data tersebut belum menjelaskan status akhir masing-masing penerbangan, termasuk apakah terjadi keterlambatan atau perubahan jadwal.

Pada sektor keberangkatan, penerbangan QG981 rute Palembang–Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 10.10 WIB. Sementara itu, penerbangan AK461 rute Palembang–Kuala Lumpur dijadwalkan berangkat pukul 10.30 WIB.

Adapun pada sektor kedatangan, penerbangan QG980 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 09.40 WIB, sedangkan AK462 dari Kuala Lumpur dijadwalkan tiba pukul 10.05 WIB.

Kabut asap sebelumnya ganggu puluhan penerbangan

Gangguan penerbangan akibat kabut asap telah terjadi di Bandara SMB II dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (10/10/2026), ANTARA melaporkan 15 penerbangan terdampak berdasarkan pembaruan operasional hingga pukul 12.30 WIB.

Jumlah tersebut terdiri atas tujuh penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan. Daftar penerbangan yang terdampak mencakup rute domestik maupun internasional.

Dalam laporan lanjutan pada hari yang sama, detikSumbagsel memberitakan jumlah penerbangan yang terganggu bertambah menjadi 26 berdasarkan pembaruan pukul 15.00 WIB, ketika jarak pandang tercatat 350 meter. Gangguan meliputi penundaan dan pengalihan pendaratan.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa kondisi jarak pandang menjadi faktor penting dalam pemantauan operasional penerbangan di Palembang. Meski demikian, jumlah penerbangan terdampak pada hari sebelumnya tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan jumlah gangguan pada Minggu.

Baca Juga: Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Penumpang diminta memeriksa status penerbangan

Jarak pandang yang terbatas dapat memengaruhi operasional penerbangan, bergantung pada kondisi aktual dan persyaratan keselamatan yang berlaku. Keputusan keberangkatan, pendaratan, penundaan, maupun pengalihan penerbangan harus mengacu pada penilaian operasional dan keselamatan penerbangan.

Karena itu, calon penumpang yang hendak bepergian melalui Bandara SMB II Palembang perlu memeriksa status penerbangan secara berkala melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.

Informasi mengenai penyebab penurunan jarak pandang, perkembangan kondisi terkini, serta status akhir penerbangan pada Minggu masih perlu dikonfirmasi kepada pihak bandara.

Tag artikel: Bandara SMB II, Palembang, kabut asap, penerbangan, Sumatera Selatan, jarak pandang.

Load More