- Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara SMB II Palembang hingga 500 meter pada Minggu (11/10/2026).
- Kondisi jarak pandang yang terbatas tersebut berdampak pada operasional sejumlah jadwal penerbangan keberangkatan dan kedatangan.
- Calon penumpang diimbau untuk selalu memeriksa status penerbangan secara berkala langsung kepada pihak maskapai masing-masing.
SuaraSumsel.id - Jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang tercatat hanya 500 meter pada Minggu (11/10/2026) pukul 11.00 WIB. Kondisi ini menjadi perhatian setelah kabut asap mengganggu operasional penerbangan di bandara tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan standby statement General Manager Bandara Internasional SMB II, pembaruan operasional pukul 11.00 WIB mencatat dua penerbangan keberangkatan dan dua penerbangan kedatangan. Namun, data tersebut belum menjelaskan status akhir masing-masing penerbangan, termasuk apakah terjadi keterlambatan atau perubahan jadwal.
Pada sektor keberangkatan, penerbangan QG981 rute Palembang–Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 10.10 WIB. Sementara itu, penerbangan AK461 rute Palembang–Kuala Lumpur dijadwalkan berangkat pukul 10.30 WIB.
Adapun pada sektor kedatangan, penerbangan QG980 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 09.40 WIB, sedangkan AK462 dari Kuala Lumpur dijadwalkan tiba pukul 10.05 WIB.
Kabut asap sebelumnya ganggu puluhan penerbangan
Gangguan penerbangan akibat kabut asap telah terjadi di Bandara SMB II dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (10/10/2026), ANTARA melaporkan 15 penerbangan terdampak berdasarkan pembaruan operasional hingga pukul 12.30 WIB.
Jumlah tersebut terdiri atas tujuh penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan. Daftar penerbangan yang terdampak mencakup rute domestik maupun internasional.
Dalam laporan lanjutan pada hari yang sama, detikSumbagsel memberitakan jumlah penerbangan yang terganggu bertambah menjadi 26 berdasarkan pembaruan pukul 15.00 WIB, ketika jarak pandang tercatat 350 meter. Gangguan meliputi penundaan dan pengalihan pendaratan.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa kondisi jarak pandang menjadi faktor penting dalam pemantauan operasional penerbangan di Palembang. Meski demikian, jumlah penerbangan terdampak pada hari sebelumnya tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan jumlah gangguan pada Minggu.
Baca Juga: Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh
Penumpang diminta memeriksa status penerbangan
Jarak pandang yang terbatas dapat memengaruhi operasional penerbangan, bergantung pada kondisi aktual dan persyaratan keselamatan yang berlaku. Keputusan keberangkatan, pendaratan, penundaan, maupun pengalihan penerbangan harus mengacu pada penilaian operasional dan keselamatan penerbangan.
Karena itu, calon penumpang yang hendak bepergian melalui Bandara SMB II Palembang perlu memeriksa status penerbangan secara berkala melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.
Informasi mengenai penyebab penurunan jarak pandang, perkembangan kondisi terkini, serta status akhir penerbangan pada Minggu masih perlu dikonfirmasi kepada pihak bandara.
Tag artikel: Bandara SMB II, Palembang, kabut asap, penerbangan, Sumatera Selatan, jarak pandang.
Tag
Berita Terkait
-
Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Kabut Asap Palembang Belum Usai, Warga Serukan 'Udara Bersih adalah Hak' di Ampera
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban
-
BRI Catat Nilai Merek USD6,9 Miliar, Perkuat Posisi di Industri Perbankan Nasional
-
Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya
-
Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter
-
POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Desak Prabowo Tata Ulang HGU