Tasmalinda
Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:50 WIB
Sempat diteriaki “Maling”, pemuda asal Lampung tewas dalam pengeroyokan di Palembang
Baca 10 detik
  • Ahmad Miftahudin tewas akibat dugaan pengeroyokan dan penusukan di Palembang pada Kamis dini hari.
  • Korban diteriaki pencuri motor saat mendorong kendaraannya yang rusak bersama dua rekannya di lokasi kejadian.
  • Polisi mengamankan rekaman CCTV dan memeriksa saksi untuk menyelidiki identitas lebih dari lima terduga pelaku.

SuaraSumsel.id - Suasana dini hari di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, berubah mencekam setelah seorang pemuda asal Lampung, Ahmad Miftahudin (22), tewas dalam dugaan pengeroyokan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.20 WIB, Kamis (8/10/2026). Miftahudin mengalami luka tusuk pada bagian dada dan punggung hingga akhirnya meninggal dunia. Seorang rekannya juga mengalami luka akibat senjata tajam.

Yang membuat kasus ini menjadi sorotan, aksi di sekitar lokasi terekam kamera CCTV milik salah satu tempat usaha. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah orang berada di sekitar lokasi kejadian ketika perkelahian berlangsung.

Informasi awal yang dihimpun polisi menyebut Miftahudin bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan pulang dari rumah seorang teman. Saat perjalanan, salah satu sepeda motor yang mereka gunakan mengalami kerusakan. Mereka kemudian mendorong motor tersebut dengan cara menyetep menggunakan kaki.

Ketika melintas di lokasi kejadian, mereka diduga dipepet sejumlah orang yang menggunakan sepeda motor. Situasi kemudian memanas setelah kelompok tersebut diduga meneriaki mereka sebagai pencuri motor.

Korban membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa motor mereka sedang mengalami kerusakan. Namun, menurut keterangan yang disampaikan polisi berdasarkan pemeriksaan awal, kelompok tersebut kemudian melakukan pengeroyokan.

CCTV merekam sejumlah orang di lokasi

Rekaman CCTV yang diperoleh SumselUpdate memperlihatkan sekelompok orang berada di sekitar lokasi. Mereka diduga datang menggunakan sekitar tiga sepeda motor.

Dalam rekaman tersebut, dua orang terlihat terlibat perkelahian, sementara beberapa lainnya berada di sekitar lokasi dan tampak menyaksikan kejadian dari atas sepeda motor.

Baca Juga: Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel

Meski demikian, polisi masih mendalami identitas serta peran masing-masing orang yang terekam kamera. Karena itu, belum dapat dipastikan seluruh orang yang terlihat dalam rekaman merupakan pelaku.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Namun ketika petugas tiba, Miftahudin sudah dibawa ke rumah sakit.

“Korban atas nama Miftahudin mengalami luka tusuk pada dada dan punggung,” kata Fauzi.

Miftahudin kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis. Sementara seorang rekannya, yang dalam laporan polisi disebut Noval (17), mengalami luka tusuk pada bagian leher dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Rekaman CCTV juga diamankan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian. Fauzi menyebut dugaan pelaku lebih dari lima orang.

Namun hingga kini, identitas para terduga pelaku maupun motif pengeroyokan masih dalam penyelidikan.

Load More