- Unit Usaha Syariah Bank Sumsel Babel mempertahankan peringkat kedua nasional dengan predikat Sangat Bagus dalam Infobank September 2026.
- UUS Bank Sumsel Babel mencatat pertumbuhan positif pembiayaan sebesar 8,53 persen dan DPK sebesar 19,74 persen sepanjang tahun 2025.
- Pencapaian tersebut memperkuat kontribusi UUS terhadap bank induk serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
SuaraSumsel.id - Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sumsel Babel kembali mencatatkan prestasi di industri perbankan syariah nasional. UUS Bank Sumsel Babel berhasil mempertahankan peringkat kedua nasional pada kelompok Unit Usaha Syariah dengan aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun.
Pengakuan tersebut berdasarkan Rating Unit Usaha Syariah Bank Umum Per Desember 2024–2025 yang dipublikasikan dalam Infobank Edisi September 2026.
Dalam pemeringkatan tersebut, UUS Bank Sumsel Babel memperoleh total skor 91,03 persen dan kembali meraih predikat “Sangat Bagus”. Capaian ini mencerminkan konsistensi kinerja bisnis syariah Bank Sumsel Babel sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan bank secara keseluruhan.
Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birI) yang menjadi dasar pemeringkatan, UUS Bank Sumsel Babel mencatat pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama sepanjang 2025.
Pembiayaan Tumbuh Saat Industri Mengalami Kontraksi
Dari sisi pembiayaan, UUS Bank Sumsel Babel mencatat pertumbuhan sebesar 8,53 persen hingga mencapai Rp2,86 triliun. Pertumbuhan tersebut menjadi capaian penting karena pada periode yang sama pembiayaan industri UUS secara keseluruhan tercatat mengalami kontraksi sebesar 21,10 persen.
Pertumbuhan pembiayaan UUS Bank Sumsel Babel antara lain ditopang peningkatan pembiayaan berbasis piutang yang tumbuh 26,51 persen menjadi Rp1,09 triliun.
Kinerja positif juga terlihat dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Saat DPK industri UUS mengalami penurunan sebesar 23,43 persen, UUS Bank Sumsel Babel justru mencatat pertumbuhan 19,74 persen.
Dengan pertumbuhan tersebut, total DPK UUS Bank Sumsel Babel mencapai Rp3,32 triliun.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
Pertumbuhan bisnis tersebut turut memperkuat kinerja keuangan UUS Bank Sumsel Babel. Laba tahun berjalan meningkat 8,57 persen menjadi Rp110,19 miliar, sementara total aset tumbuh 7,36 persen, dari Rp5,08 triliun menjadi Rp5,46 triliun.
Kontribusi Strategis bagi Bank Sumsel Babel
Pertumbuhan UUS Bank Sumsel Babel juga semakin memperkuat kontribusinya terhadap kinerja Bank Sumsel Babel sebagai bank induk. Berdasarkan data Rating Infobank, kontribusi UUS terhadap bank induk mencapai 13,27 persen dari sisi aset dan 10,92 persen dari sisi DPK.
Sementara itu, kontribusi UUS terhadap pembiayaan mencapai 11,14 persen. Adapun kontribusi terhadap laba tahun berjalan tercatat sebesar 21,82 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bisnis perbankan syariah Bank Sumsel Babel terus memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Direktur Operasional dan Syariah Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, mengatakan pencapaian peringkat kedua nasional tersebut menjadi hasil dari konsistensi pengembangan bisnis syariah yang terus dilakukan Bank Sumsel Babel.
Berita Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Media Gathering JNE Palembang, Saat Logistik Jadi Jalan UMKM Menjangkau Pasar Lebih Luas
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
BRI Hadirkan BRImo Taiwan, Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen