- Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan pembatalan sebanyak 25 jadwal penerbangan di Bandara SMB II Palembang pada 6 September 2026.
- General Manager Bandara SMB II Palembang menyatakan pembatalan 14 penerbangan keberangkatan dan 11 kedatangan dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang serta kru.
- Calon penumpang yang terdampak rute Palembang-Jakarta diimbau terus memantau status penerbangan terbaru melalui maskapai masing-masing.
Batik Air ID 6870 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 12.55 WIB turut terdampak. Selanjutnya Batik Air ID 7051 dari Halim menuju Palembang dengan jadwal tiba pukul 14.05 WIB, Pelita Air IP 312 pukul 14.15 WIB dan Garuda Indonesia GA 108 pukul 15.00 WIB.
Super Air Jet IU 926 yang dijadwalkan tiba di Palembang pukul 15.10 WIB juga masuk dalam daftar pembatalan.
Jumlah Pembatalan Terus Bertambah
Gangguan penerbangan di Bandara SMB II Palembang terjadi seiring dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi sejumlah wilayah dan jalur penerbangan.
Pada pembaruan sebelumnya, jumlah penerbangan yang dibatalkan di Bandara SMB II masih berada pada angka lebih rendah. General Manager Bandara SMB II sebelumnya menyebut pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan setelah dampak erupsi mengganggu operasional penerbangan, khususnya yang berkaitan dengan Jakarta.
Erupsi Anak Krakatau pada Minggu ini memang menyebabkan gangguan penerbangan yang lebih luas. BMKG menyatakan terus melakukan pemantauan terhadap sebaran abu vulkanik dan dampaknya terhadap aktivitas penerbangan.
Dengan perubahan kondisi operasional yang berlangsung cepat, calon penumpang diimbau untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan. Status penerbangan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional yang diambil berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan.
Pihak Bandara SMB II sebelumnya menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan kru menjadi pertimbangan utama dalam penanganan dampak erupsi tersebut.
“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar pihak Bandara SMB II dalam keterangan yang disampaikan sebelumnya.
Baca Juga: Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
Hingga pembaruan pukul 12.07 WIB, total 25 penerbangan dari dan menuju Bandara SMB II Palembang tercatat dibatalkan akibat dampak abu vulkanik Krakatau.
Masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Palembang diminta terus mengecek informasi terbaru melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?