- Remaja Palangka Raya bernama Rudiansyah memadamkan kebakaran hutan pada Senin, 17 Agustus 2026, mengenakan kostum Superman.
- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memuji aksi pemadaman api oleh Rudiansyah di Palangka Raya tersebut sebagai pahlawan hutan.
- Data Kementerian Kehutanan mencatat luas kebakaran hutan di Sumatera Selatan mencapai 1.926,2 hektare hingga Juli 2026.
Di sinilah persoalan karhutla menjadi lebih rumit, mulai dari ada kondisi cuaca yang kering lalu lahan yang mudah terbakar, seperti halnya lahan gambut.
Raja Juli menegaskan masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan cara membakar. Land clearing dengan cara membakar, baik itu korporasi yang besar maupun masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah sendiri mengandalkan berbagai cara, mulai dari pemadaman darat, water bombing, hingga operasi modifikasi cuaca jika kondisi atmosfer memungkinkan. Namun keterbatasan sumber air masih menjadi salah satu persoalan dalam pemadaman.
Karena itu, keberhasilan penanganan karhutla seharusnya tidak hanya diukur dari seberapa banyak api berhasil dipadamkan. Pertanyaan yang lebih penting adalah seberapa banyak kebakaran yang berhasil dicegah sebelum terjadi.
Superman Hanya Viral
Rudiansyah menjadi perhatian karena kostum Superman yang dikenakannya yang kemudian viral di media sosial. Tetapi yang lebih penting dari kostum itu adalah alasan ia turun ke lokasi: api sudah mendekati rumahnya dan ia tidak ingin kembali mengalami kabut asap seperti 2015.
Di Sumsel, situasinya juga membutuhkan kewaspadaan. Luas karhutla telah mencapai 1.926,2 hektare hingga Juli, sementara puncak kemarau masih berlangsung.
Maka, kisah seorang remaja berkostum Superman seharusnya tidak berhenti sebagai cerita viral. Ia justru menjadi pertanyaan apakah sistem pencegahan kita sudah bekerja cukup baik sebelum api muncul?
Sebab karhutla tidak akan selesai hanya dengan lebih banyak orang memadamkan api. namun yang dibutuhkan adalah semakin sedikit api yang muncul sejak awal.
Baca Juga: Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare
Tag
Berita Terkait
-
Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban