Ekosistem tersebut diperkuat melalui LinkUMKM yang telah dimanfaatkan lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM, serta 54 Rumah BUMN yang telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan dengan sekitar 596 ribu UMKM terdaftar.
5. Dorong Masyarakat Naik Kelas melalui Holding Ultra Mikro dan Ekosistem Emas
Pemberdayaan ekonomi masyarakat juga terus berkembang dari sekadar membuka akses pembiayaan menuju peningkatan kapasitas finansial dan kepemilikan aset.
Melalui Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM, BRI Group memperkuat ekosistem layanan keuangan masyarakat hingga segmen akar rumput. Salah satu pengembangannya dilakukan melalui ekosistem emas nasional yang dikelola melalui Pegadaian. Hingga saat ini, kelolaan ekosistem emas dalam Holding Ultra Mikro mencapai 153 ton, mencakup deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, hingga jasa titipan emas korporasi.
“Holding Ultra Mikro terbukti tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi juga membantu masyarakat membangun aset. Ini merupakan tahapan penting dalam proses pemberdayaan, dari memperoleh akses layanan keuangan, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, hingga pada akhirnya mampu mengakumulasi aset dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Hery.
6. Perluas Akses Hunian melalui KPR Subsidi dan FLPP
Kontribusi BRI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah. Hingga Juni 2026, penyaluran KPR Subsidi BRI mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur.
Dari jumlah tersebut, pembiayaan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mendominasi dengan porsi 97%. BRI telah menjangkau sekitar 131 ribu penerima manfaat FLPP di seluruh Indonesia, meningkat 33,92% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang 2026, realisasi penyaluran FLPP tercatat sebanyak 19.075 unit atau 32,8% dari target 60 ribu unit.
Dukungan tersebut menempatkan akses terhadap hunian bukan hanya sebagai kebutuhan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menggerakkan sektor perumahan beserta mata rantai ekonomi yang menyertainya.
Baca Juga: BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores
7. Dukung Pembangunan Nasional, BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia
Skala bisnis BRI juga diterjemahkan menjadi kontribusi langsung kepada negara melalui pembayaran pajak dan dividen. Pada tiga bulan pertama 2026, total setoran BRI secara konsolidasian mencapai Rp19,1 triliun, terdiri atas Rp8,1 triliun pajak dan Rp11,0 triliun dividen tahun berjalan.
Apabila ditarik ke belakang, konsistensi kontribusi tersebut tercermin dalam capaian selama tiga tahun terakhir. Pada 2023, BRI membayarkan setoran sebesar Rp50,5 triliun yang terdiri dari pajak senilai Rp27,3 triliun dan dividen tahun berjalan sebesar Rp23,2 triliun. Selanjutnya, pada 2024, setoran BRI menjadi Rp57,6 triliun yang terdiri dari Rp31,9 triliun pajak dan dividen tahun berjalan sebesar Rp25,7 triliun. Pada 2025, BRI kembali memberikan kontribusi kepada negara melalui setoran sebesar Rp55,8 triliun yang terdiri dari Rp28,1 triliun pajak dan dividen tahun berjalan sebesar Rp27,7 triliun.
Bagi BRI, kontribusi tersebut menjadi bagian dari penciptaan nilai ekonomi yang dikembalikan kepada negara untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
8. Dampingi Pahlawan Devisa hingga Mancanegara
Kontribusi BRI untuk masyarakat Indonesia tidak berhenti di dalam negeri. BRI juga memperluas dukungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan diaspora yang bekerja dan beraktivitas di berbagai negara.
Berita Terkait
-
BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores
-
Mobil Impian Makin Dekat, BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI Banjiri Nasabah dengan Promo
-
Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara