- Sejak 2013, Ardi memanfaatkan pembiayaan FIFGROUP untuk membeli motor pertama sebagai alat kerja ojek online.
- Kepemilikan motor kedua dari pembiayaan tersebut berhasil membantu istrinya memperoleh tambahan penghasilan keluarga setiap bulan.
- Ardi berencana mengambil pembiayaan kendaraan ketiga untuk memperluas usaha serta membuka kesempatan kerja bagi orang lain.
Perjalanan tersebut berlangsung perlahan. Tidak ada satu titik ketika hidup Ardi tiba-tiba berubah.
Ada motor pertama yang membawanya masuk ke pekerjaan ojek online. Ada motor kedua yang membuka kesempatan bagi istrinya untuk ikut bekerja. Lalu ada rencana kendaraan ketiga yang mulai diarahkan untuk memperluas usaha.
Di situlah pembiayaan menemukan maknanya bagi Ardi. Bukan sekadar cara memperoleh kendaraan, tetapi jalan yang membantunya mendapatkan alat untuk bekerja ketika kesempatan kerja sebelumnya semakin terbatas.
Pengalaman Ardi memperlihatkan bahwa sebuah kendaraan dapat memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Bagi sebagian orang, motor mungkin hanya alat transportasi. Bagi Ardi, kendaraan menjadi alat produksi yang membuka peluang pendapatan.
Ia sendiri merasakan perubahan itu dari perjalanan penghasilannya.
Sebelum memiliki motor, penghasilannya sekitar Rp3,5 juta. Setelah menggunakannya untuk bekerja sebagai pengemudi ojek online, penghasilan bertambah. Ketika kendaraan kedua hadir, peluang menghasilkan pendapatan pun semakin terbuka.
Kini, Ardi mulai melihat satu langkah berikutnya. Kendaraan ketiga.
Bukan sekadar tentang memiliki satu motor lagi, melainkan tentang memperbesar kesempatan untuk menghasilkan pendapatan. Dari satu roda, perjalanan itu terus bergerak.
Bukan hanya membawa Ardi dari satu tempat ke tempat lain, tetapi perlahan membawanya keluar dari pekerjaan serabutan menuju kehidupan ekonomi yang lebih terbuka—satu kendaraan, satu pekerjaan, dan satu peluang pada satu waktu.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
Di ujung perjalanan itu, impian Ardi belum selesai. Ia masih ingin menambah satu kendaraan lagi, lalu menggunakannya untuk membuka kesempatan kerja bagi orang lain.
Satu motor pernah menjadi awal baginya. Kini, dua kendaraan telah menjadi bagian dari penghidupan keluarganya. Dan tiga kendaraan adalah langkah berikutnya yang sedang ia pikirkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Mukomuko, Angkat Tradisi Kesenian Irama Minang Berhadiah Honda ADV
-
FIFGROUP Semarakkan Palembang lewat Hajatan Cabang, Promo Menarik dan Fun Run
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman
-
Dari Satu Roda, Jalan Panjang Ardi Menjemput Penghidupan Bersama FIFGROUP
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Mengapa Rating Google RS Pusri Diserbu? Dampak Kasus Dokter Viral Hina Pasien BPJS
-
Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren