- Muhamad Fauzi selaku pemilik Eneka Keripik Mepak Makja di Tebing Tinggi memproduksi camilan berkualitas selama delapan tahun.
- Sejak tahun 2021, usaha tersebut menerima dukungan permodalan KUR, pembinaan, pelatihan, dan promosi dari Bank Sumsel Babel.
- Dukungan tersebut berhasil memperluas pasar produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.
SuaraSumsel.id - Perjalanan sebuah UMKM sering kali dimulai dari langkah sederhana. Namun, dengan konsistensi menjaga kualitas, keberanian untuk berkembang, serta dukungan yang tepat, usaha kecil dapat tumbuh menjadi produk lokal yang memiliki daya saing.
Hal itulah yang dijalani Eneka Keripik Mepak Makja, pelaku UMKM asal Tebing Tinggi yang selama delapan tahun terus menghadirkan beragam camilan khas berkualitas bagi masyarakat.
Berawal dari semangat mengembangkan produk lokal, Mepak Makja kini terus memperluas langkah dan memperkuat usahanya. Sejak bergabung sebagai UMKM Binaan Bank Sumsel Babel pada 2021 melalui program Kredit Usaha Rakyat atau KUR, perjalanan usaha tersebut semakin mendapat peluang untuk berkembang.
Owner Eneka Keripik Mepak Makja, Muhamad Fauzi, mengaku dukungan Bank Sumsel Babel menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan usahanya.
"Terima kasih kepada Bank Sumsel Babel yang telah membina dan mendukung perkembangan usaha kami. Semoga Bank Sumsel Babel selalu jaya dan semakin berjaya, serta terus menjadi mitra terbaik bagi UMKM," ujar Muhamad Fauzi.
Tidak hanya memperoleh dukungan permodalan melalui KUR, Mepak Makja juga mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai program pembinaan, pelatihan, hingga kegiatan promosi untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
Beragam produk camilan khas yang dihasilkan Mepak Makja pun menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki peluang besar untuk terus berkembang ketika dipadukan dengan kualitas, inovasi, dan akses pasar yang lebih luas.
Bagi Bank Sumsel Babel, perkembangan UMKM seperti Mepak Makja bukan sekadar cerita pertumbuhan sebuah usaha. Lebih dari itu, UMKM menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi daerah dan membuka peluang bagi masyarakat.
Melalui dukungan permodalan, pembinaan, pelatihan, hingga promosi, Bank Sumsel Babel terus mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang semakin kuat.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Gandeng Kejari PALI, Perkuat Kepatuhan dan Pencegahan Fraud
Perjalanan Mepak Makja selama delapan tahun menjadi salah satu gambaran bahwa usaha lokal dapat terus berkembang ketika mendapatkan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk maju.
Bank Sumsel Babel berharap semakin banyak UMKM yang mampu mengikuti jejak tersebut, menghadirkan produk unggulan daerah, memperluas pasar, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat.
Sebab bagi Bank Sumsel Babel, setiap UMKM yang tumbuh bukan hanya menciptakan cerita sukses bagi pemilik usaha, tetapi juga menjadi bagian dari langkah bersama membangun ekonomi daerah yang semakin kuat dan berdaya saing.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Gandeng Kejari PALI, Perkuat Kepatuhan dan Pencegahan Fraud
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Bank Sumsel Babel Dorong Transaksi Keuangan Desa OKU Timur Lebih Transparan lewat SISKUDES TNT
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan Peremajaan Sawit Berkelanjutan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan