- Kampung Perigi di tepian Sungai Musi, Palembang, merupakan kawasan bersejarah yang melestarikan warisan budaya, kuliner, dan tradisi lokal.
- Kawasan ini mempertahankan tradisi minum kopi serta kuliner khas yang mencerminkan akulturasi budaya dari berbagai bangsa masa lampau.
- Kampung Perigi kini menjadi destinasi wisata budaya yang melindungi profesi perajin aluminium tradisional terakhir dari ancaman kepunahan zaman.
Dari Puluhan Perajin, Kini Tinggal Satu yang Bertahan
Selain kopi dan roti, Kampung Perigi juga menyimpan cerita tentang sebuah profesi yang hampir hilang.
Pada masa lalu, kampung ini dikenal sebagai sentra perajin aluminium yang memasok berbagai kebutuhan rumah tangga ke toko-toko di Palembang, terutama kawasan Pasar 16 Ilir. Namun seiring perkembangan zaman dan masuknya produk pabrikan, jumlah perajin terus berkurang.
Kini hanya tersisa satu perajin aluminium yang masih bertahan, yaitu Masagus Nasir.
Di bengkel sederhana miliknya, suara ketukan logam masih terdengar setiap hari. Dengan keterampilan yang diwariskan turun-temurun, ia masih membuat cetakan kue dan berbagai peralatan rumah tangga secara manual.
Keberadaan Masagus Nasir menjadi simbol perjuangan menjaga warisan keterampilan tradisional yang dahulu menjadi identitas Kampung Perigi.
Bagi pecinta wisata budaya Palembang, Kampung Perigi menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Pengunjung dapat menyusuri lorong-lorong kampung tua, mendengarkan cerita warga tentang kehidupan di tepian Sungai Musi, mengenal tradisi kopi dan kuliner khas Palembang, hingga melihat langsung aktivitas perajin aluminium terakhir yang masih bertahan.
Melalui kegiatan seperti walking tour, diskusi budaya, lokakarya kuliner tradisional, dan aktivitas seni, Kampung Perigi perlahan berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang memperkenalkan wajah asli Palembang kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
Menurut Laila Dimyati, juri kopi bersertifikat internasional, kekuatan utama budaya kopi Palembang bukan hanya terletak pada cita rasanya, tetapi juga pada sejarah panjang yang membentuknya.
"Palembang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam dan semuanya meninggalkan jejak dalam tradisi kuliner, termasuk budaya minum kopi," ujarnya.
Menjaga Ingatan Kota di Tepian Musi
Di tengah menjamurnya kafe modern dan perubahan wajah kota, Kampung Perigi tetap berdiri sebagai pengingat bahwa Palembang dibangun oleh beragam budaya yang datang dan bertemu selama berabad-abad.
Kampung tua ini bukan sekadar kawasan permukiman, melainkan ruang hidup yang menyimpan cerita tentang kopi, roti, perdagangan, keterampilan tradisional, dan kehidupan masyarakat tepian Sungai Musi.
Selama masih ada warga yang menjaga cerita tersebut, Kampung Perigi akan tetap menjadi salah satu penjaga identitas budaya Palembang yang paling berharga.
Tag
Berita Terkait
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
-
Ditenun Per Benang, Dirawat Dua Generasi: Ketika Tenun Blongsong Menolak Dilupakan
-
KAI Tambah Kereta Eksekutif KA Sindang Marga Akomodir Libur Tahun Baru Islam 1448 H
-
Sudah Berjam-jam Bertahan, Mahasiswa Terus Berorasi soal BBM hingga MBG di DPRD
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
Kampung Perigi, Kampung Tua di Palembang yang Menjaga Tradisi Kopi dan Roti Ratusan Tahun
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo