- Pertumbuhan kredit perbankan di Sumatera Selatan mencapai 10,54 persen secara tahunan, mencerminkan ekspansi dunia usaha yang tetap agresif.
- Ekonomi Sumatera Selatan pada triwulan I 2026 tumbuh 5,34 persen, didorong oleh sektor pertambangan, industri, perdagangan, dan pertanian.
- Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Sumatera Selatan tumbuh positif di kisaran 5,00 hingga 5,80 persen sepanjang tahun 2026.
Meski demikian, BI mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global belum sepenuhnya berakhir. Konflik di Timur Tengah, perlambatan ekonomi sejumlah negara besar, hingga tekanan terhadap nilai tukar masih menjadi faktor yang harus diwaspadai. Karena itu, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,50 persen untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi.
Namun menariknya, di tengah kenaikan suku bunga tersebut, kredit di Sumatera Selatan disebut masih mampu tumbuh di atas 10 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa dunia usaha di daerah belum melakukan langkah defensif secara besar-besaran. Pelaku usaha masih melihat peluang pasar, sementara masyarakat masih memiliki daya beli yang cukup untuk mendorong aktivitas ekonomi.
Bagi Bank Indonesia, kombinasi antara pertumbuhan ekonomi 5,34 persen, kredit yang tumbuh 10,54 persen, dan inflasi yang tetap terkendali menjadi alasan untuk tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Sumatera Selatan sepanjang 2026.
Di saat banyak wilayah menghadapi ketidakpastian akibat gejolak global, Sumsel justru menunjukkan bahwa sektor keuangan dan dunia usaha masih bergerak ekspansif.
Jika tren ini terus terjaga hingga akhir tahun, pertumbuhan kredit dua digit bukan hanya menjadi angka statistik, melainkan bukti bahwa roda ekonomi Sumatera Selatan masih berputar dengan kuat di tengah tantangan global yang belum sepenuhnya mereda.
Tag
Berita Terkait
-
Ekonomi Sumsel Diproyeksi Tetap Tumbuh hingga 5,8 Persen Meski Dunia Bergejolak
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
FESyar Sumatera 2026 Perkuat Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
-
Bank Indonesia Perkuat Literasi Syariah Lewat Pelatihan Content Creator hingga Dai Digital
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Bukan Ganti Pejabat, Ini Prioritas Pertama Sumarni Usai Gantikan Edison di Muara Enim
-
Kredit Perbankan Sumsel Melonjak 10,54 Persen, Dunia Usaha Masih Percaya Diri
-
Bank Sumsel Babel Dorong Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Melalui Turnamen Minisoccer Palembang
-
Ekonomi Sumsel Diproyeksi Tetap Tumbuh hingga 5,8 Persen Meski Dunia Bergejolak
-
BRI Melalui Perbanas: Perbankan Indonesia Tetap Sehat di Tengah Ketidakpastian Global