Tasmalinda
Minggu, 07 Juni 2026 | 18:21 WIB
Dari truk Rp300 Juta hingga jadi tersangka, begini awal mula kasus bos pool truk Palembang
Baca 10 detik
  • Pengusaha transportasi berinisial AJ di Palembang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap karyawannya sendiri.
  • Kasus ini bermula dari konflik internal perusahaan terkait hilangnya satu unit truk senilai Rp300 juta rupiah.
  • Tindakan hukum dilakukan Polrestabes Palembang setelah rekaman video kekerasan berdurasi 43 detik viral di media sosial.

SuaraSumsel.id - Sebuah truk yang disebut bernilai sekitar Rp300 juta hilang. Seorang sopir dituduh mengetahui keberadaannya. Perselisihan pun terjadi. Namun siapa sangka, konflik yang awalnya diduga berkaitan dengan aset perusahaan itu justru berujung pada perkara hukum yang kini menyita perhatian publik Sumatera Selatan.

Dalam hitungan hari, seorang pengusaha pool truk di Palembang berinisial AJ yang sebelumnya mencari keberadaan kendaraannya kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan terhadap seorang karyawan.

Kasus tersebut menjadi sorotan luas setelah sebuah video berdurasi 43 detik beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang pria yang belakangan diketahui merupakan pekerja di lingkungan usaha transportasi milik AJ.

Video tersebut menyebar cepat dan memicu gelombang reaksi dari masyarakat. Banyak warganet meminta aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut kejadian yang terekam dalam video tersebut.

Berawal dari Hilangnya Truk Bernilai Ratusan Juta

Di balik video yang viral, terdapat persoalan lain yang menjadi awal mula konflik.

Berdasarkan keterangan yang beredar dari pihak pengusaha, perselisihan bermula ketika sebuah truk milik perusahaan tidak lagi berada dalam penguasaan perusahaan dan diduga berkaitan dengan tindakan penggelapan.

Nilai kendaraan yang disebut mencapai sekitar Rp300 juta membuat persoalan tersebut menjadi serius bagi perusahaan.

Dalam upaya mencari keberadaan kendaraan itu, terjadi komunikasi dan pertemuan antara pihak perusahaan dengan sopir yang dianggap mengetahui informasi mengenai truk tersebut.

Baca Juga: Bos Pool Truk Palembang Jadi Tersangka, Video 43 Detik yang Mengubah Segalanya

Namun pertemuan yang seharusnya menjadi jalan penyelesaian justru berubah menjadi persoalan hukum setelah muncul dugaan tindakan kekerasan.

Video 43 Detik Mengubah Segalanya

Jika sebelumnya persoalan tersebut hanya diketahui pihak-pihak yang terlibat, situasi berubah total setelah video berdurasi 43 detik beredar luas.

Dalam waktu singkat, video itu menyebar ke berbagai platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan masyarakat Palembang.

Perhatian publik kemudian tidak lagi tertuju pada hilangnya truk, melainkan pada dugaan penganiayaan yang terekam dalam video tersebut.

Tekanan publik membuat kasus berkembang cepat. Korban akhirnya melapor ke polisi dan meminta perlindungan hukum atas peristiwa yang dialaminya.

Load More