- HS menggelar konser tur di Palembang pada 24 Mei 2026 untuk memperkuat ikatan bisnis dengan masyarakat Sumatera.
- Perusahaan rokok HS membangun pabrik di Lampung yang akan beroperasi Juli 2026 untuk menyerap ribuan tenaga kerja.
- Kolaborasi HS dengan grup band Slank bertujuan mendukung pemberdayaan masyarakat, UMKM lokal, serta komunitas usaha Slankerspreneur.
SuaraSumsel.id - Di balik gegap gempita konser HS Hey Slank – Berani Kita Beda Tour di Jakabaring, Palembang, Minggu (24/5/2026), tersimpan cerita kedekatan emosional owner HS, Haji Suryo, dengan tanah Sumatera.
Bagi HS, Sumatera bukan sekadar pasar. Pulau ini dianggap punya ikatan kuat dengan perjalanan bisnis perusahaan rokok yang usianya bahkan belum genap dua tahun tersebut.
“Owner Pak Haji Suryo lahir di Lampung, besar di Bengkulu. Beliau dari Sumatera, wong kito lah!” kata Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, saat konferensi pers, Minggu siang.
Kedekatan itulah yang membuat Palembang dipilih menjadi salah satu kota penting dalam rangkaian HS Hey Slank – Berani Kita Beda Tour. Dalam tiga bulan terakhir, penjualan HS di Palembang disebut mengalami pertumbuhan cukup signifikan.
Menurut Tessa, Sumatera memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan HS. Secara nasional, Sumatera menjadi wilayah konsumen rokok terbesar kedua di Indonesia. Sementara bagi HS sendiri, kontribusi penjualan dari Sumatera mencapai sekitar 25 persen atau setara 135 juta batang.
“Untuk perusahaan rokok yang belum dua tahun, itu signifikan. Karena itu kami juga membuka pabrik di Lampung. HS ini rokoknya orang Sumatera,” ujarnya.
Bangun Pabrik di Lampung, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Tak hanya memperluas pasar, HS juga mulai memperkuat investasinya di Sumatera. Perusahaan tersebut saat ini tengah membangun pabrik di Lampung yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Pabrik baru itu diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja dan menjadi bagian dari semangat pemberdayaan yang selama ini dibawa HS.
Baca Juga: Herman Deru Ingin Tanjung Carat Jadi Gerbang Ekspor Baru, Truk Tak Lagi Padati Kota Palembang
Menurut Tessa, perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan.
“Kita sama-sama tahu masih banyak orang yang kurang beruntung mendapatkan kerja. Jadi prinsip kami, semua orang punya kesempatan yang sama,” tegasnya.
Hingga saat ini, HS disebut telah mempekerjakan sekitar 120 karyawan disabilitas lengkap dengan fasilitas mess bagi mereka. Selain itu, ribuan pekerja tanpa pengalaman kerja juga telah direkrut.
Kaka Slank Sebut Haji Suryo Sosok Visioner
Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, mengaku antusias bisa berkolaborasi dengan HS. Menurutnya, kerja sama tersebut bukan hanya soal konser musik, tetapi juga semangat pemberdayaan masyarakat dan UMKM.
“Waktu pertama ketemu Pak Haji Suryo, orangnya visioner dan mau diajak macam-macam. Baru ketemu langsung ngobrol bawa HS keliling Indonesia,” kata Kaka.
Berita Terkait
-
Herman Deru Ingin Tanjung Carat Jadi Gerbang Ekspor Baru, Truk Tak Lagi Padati Kota Palembang
-
Tagihan Listrik PLN Membengkak di Palembang Saat Cuaca Panas? Begini Cara Menghematnya
-
Lowongan Kerja Palembang Mei 2026 Membludak? Sektor Ini Paling Banyak Cari Karyawan
-
Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Pasar 16 Ilir Palembang Bikin Ibu-ibu Menjerit
-
Harga Sapi Kurban di Palembang 2026 Mulai Rp15 Juta, Jenis Limosin Jumbo Bisa Tembus Rp50 Juta
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun
-
Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi
-
Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim
-
Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban
-
BRI Catat Nilai Merek USD6,9 Miliar, Perkuat Posisi di Industri Perbankan Nasional