- Polisi Musi Rawas menangkap dua kurir narkoba, termasuk anak di bawah umur, pada 7 Mei 2026 dini hari.
- Tersangka kedapatan membawa sabu dan ekstasi dengan modus transaksi menggunakan aplikasi dompet digital senilai Rp50 ribu.
- Jaringan narkoba kini memanfaatkan remaja sebagai kurir untuk mengelabui petugas dalam transaksi narkotika yang sulit dideteksi tersebut.
SuaraSumsel.id - Peredaran narkoba dengan modus transaksi digital mulai mengkhawatirkan di Sumatera Selatan. Tak hanya menggunakan pembayaran elektronik seperti aplikasi DANA, jaringan ini juga diduga mulai melibatkan anak di bawah umur sebagai kurir.
Kasus itu terbongkar dalam operasi dini hari di Jalan Umum Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.
Seorang pemuda berusia 19 tahun dan seorang anak yang masih berstatus di bawah umur diamankan saat diduga hendak mengantarkan sabu dan pil ekstasi kepada pemesan.
Yang membuat kasus ini menyita perhatian, penyidik menemukan bukti transaksi menggunakan aplikasi DANA senilai Rp50 ribu yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika tersebut.
Transaksi dilakukan pada Kamis 7 Mei 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.
Saat itu, dua terduga kurir berada di lokasi membawa satu kotak rokok Gudang Garam.
Namun isi kotak tersebut bukan rokok biasa.
Di dalamnya terdapat lima plastik klip sabu dengan berat bruto sekitar 6,07 gram serta 12 butir pil ekstasi dengan berat bruto sekitar 4,35 gram.
Polisi menduga kedua pelaku hanya bertugas mengantarkan barang kepada pembeli yang kini masih diburu.
Baca Juga: Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
Kasus ini memunculkan kekhawatiran baru soal pola peredaran narkoba yang mulai memanfaatkan pembayaran digital untuk mengurangi transaksi tunai langsung.
Selain itu, keterlibatan anak di bawah umur juga menjadi sorotan karena menunjukkan jaringan narkoba mulai menyasar remaja untuk dijadikan kurir.
Kasat Resnarkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel mengaku prihatin dengan keterlibatan anak dalam kasus tersebut.
“Yang sangat memprihatinkan dalam kasus ini adalah keterlibatan seorang anak yang mestinya masih fokus pada pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan terhadap anak dilakukan sesuai aturan Sistem Peradilan Pidana Anak dengan pendampingan keluarga dan Balai Pemasyarakatan.
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menyebut jaringan narkoba kini mulai memanfaatkan anak-anak untuk mengurangi kecurigaan saat transaksi dilakukan.
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
Gen Z Pilih Kripto atau Reksa Dana? APRDI Ungkap Tren Investasi Anak Muda di 2026
-
Mengapa Selapan Sering Disebut dalam Kasus Hacker? Ini Penjelasan di Balik Kasus Dana BOS Prabumulih
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas
-
Ganesha, Bayi Gajah Tesso Nilo yang Lahir dari Induk Gajah Binaan dan Gajah Liar