- OJK Sumsel menyelenggarakan edukasi reksa dana pada 23 April 2026 untuk meningkatkan literasi keuangan bagi para generasi muda.
- Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman investasi jangka panjang di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan laju inflasi.
- Data menunjukkan investor muda mendominasi pasar modal, namun partisipasi keseluruhan penduduk masih rendah sehingga perlu edukasi instrumen investasi.
Meski demikian, investor muda justru mendominasi. Berdasarkan data KSEI Januari 2026, investor berusia di bawah 30 tahun mencapai lebih dari 50 persen dari total investor pasar modal.
Namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15 hingga 34 tahun yang mencapai 88,96 juta jiwa, investor reksa dana di kelompok usia tersebut baru sekitar 11,41 juta atau 12,82 persen. Ini menunjukkan peluang pertumbuhan investor muda masih sangat besar.
Pengurus Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Gresia Kusyanto, mengatakan minat generasi muda terhadap investasi memang terus meningkat. Namun, sebagian besar investor muda masih cenderung berorientasi pada keuntungan instan.
“Jangan sampai generasi muda hanya ikut tren investasi karena fear of missing out atau sekadar melihat konten flexing di media sosial, tanpa memahami risiko dan pentingnya investasi jangka panjang,” ujar Gresia.
Menurut dia, investasi seharusnya menjadi bagian dari perencanaan keuangan, bukan sekadar mengikuti tren. Salah satu instrumen yang dinilai cocok bagi pemula adalah reksa dana pasar uang.
Jenis investasi ini menempatkan dana pada instrumen pasar uang seperti deposito dan surat utang jangka pendek. Karakteristiknya cenderung minim fluktuasi, berisiko relatif rendah, dan likuid sehingga relatif mudah dicairkan saat dibutuhkan.
Dalam materi edukasi APRDI, reksa dana pasar uang disebut cocok bagi investor pemula karena sifatnya lebih stabil dibanding saham dan dapat dimulai dari nominal kecil. Bahkan, produk ini kerap menjadi alternatif penyimpanan dana darurat yang tetap berpotensi memberikan imbal hasil.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menegaskan pentingnya pemahaman keuangan sejak dini agar generasi muda lebih siap mengelola keuangan pribadi sekaligus membangun masa depan yang lebih mandiri.
Bagi Fitri, penjelasan soal reksa dana pasar uang terasa menenangkan. “Kalau memang bisa mulai dari nominal kecil dan risikonya lebih rendah, saya jadi tertarik untuk coba. Yang penting mulai dulu pelan-pelan,” ujarnya.
Baca Juga: Euforia Investasi Anak Muda Meningkat, BI Ingatkan Bahaya Keputusan Finansial Emosional
Sore itu, Fitri pulang dengan satu pemahaman baru.
Gaji bulan depan mungkin belum tentu naik. Harga kebutuhan sehari-hari mungkin masih terus bergerak.
Namun setidaknya, ia mulai memahami bahwa mengelola keuangan bukan sekadar soal menabung atau mengejar keuntungan instan.
Melainkan tentang memahami cara kerja uang, menyusun prioritas, dan menyiapkan masa depan secara bertahap.
Mungkin Fitri belum akan langsung kaya dari Rp100 ribu pertamanya.
Namun hari itu, ia pulang membawa sesuatu yang lebih penting: keberanian untuk mulai memahami uang, sebelum uang kembali habis tanpa arah.
Berita Terkait
-
Euforia Investasi Anak Muda Meningkat, BI Ingatkan Bahaya Keputusan Finansial Emosional
-
Gen Z Pilih Kripto atau Reksa Dana? APRDI Ungkap Tren Investasi Anak Muda di 2026
-
BRI Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Edukasi Keuangan Berkelanjutan
-
Mengapa Warga Sumsel Mudah Tertipu? Kerugian Penipuan Online Tembus Rp100 Miliar di 2025
-
BRI Gandeng Enam Manajer Investasi Hadirkan Puluhan Produk Reksa Dana di BRImo
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026