- Kecelakaan Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
- Penyelidikan awal mengungkap bus diduga menghindari lubang jalan dan membawa barang yang memicu kebakaran hebat.
- Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI pihak kepolisian.
SuaraSumsel.id - Kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terus menjadi perhatian publik.
Hingga Kamis (7/5/2026), sejumlah fakta baru mulai terungkap, mulai dari proses identifikasi korban, dugaan penyebab kecelakaan, hingga kondisi armada bus yang disebut sudah lama beroperasi.
Berikut fakta-fakta terbaru tragedi Bus ALS di Muratara:
1. Sebanyak 16 Korban Meninggal Dunia
Polda Sumsel memastikan total korban dalam kecelakaan maut tersebut mencapai 20 orang.
Sebanyak 16 orang meninggal dunia, tiga korban mengalami luka berat, dan satu orang mengalami luka ringan.
2. Seluruh Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
Sebanyak 16 kantong jenazah korban telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis pagi sekitar pukul 05.10 WIB.
Jenazah menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Baca Juga: Identitas Korban Bus ALS di Muratara Bertambah, Satu Keluarga Masuk Daftar Korban Tewas
3. Identitas 10 Korban Mulai Terungkap
Polisi mulai mengungkap identitas sejumlah korban meninggal dunia, di antaranya sopir Bus ALS Alif (44), kru bus Saf dan Maleh, hingga sopir truk tangki Aryanto (49).
Selain itu, terdapat satu keluarga yang ikut menjadi korban, yakni Aldi Sulistiawan, istrinya Rani, dan anak mereka Bela.
4. Bus ALS Diduga Hindari Lubang Jalan
Berdasarkan penyelidikan awal, Bus ALS diduga mengambil jalur kanan saat berusaha menghindari lubang di badan jalan.
Pada saat bersamaan, truk tangki PT Seleraya datang dari arah berlawanan hingga tabrakan frontal tidak terhindarkan.
5. Polisi Temukan Tabung Gas dan Motor di Dalam Bus
Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang di dalam bus ALS seperti tabung gas, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor.
Temuan tersebut kini menjadi perhatian penyidik karena diduga ikut memperparah kebakaran.
6. Korban Selamat Sebut Bus Sempat Bermasalah
Salah satu korban selamat mengaku bus ALS sempat mengalami gangguan selama perjalanan.
Bus disebut mengalami masalah radiator hingga kebocoran sebelum kecelakaan terjadi.
7. Bus ALS Disebut Sudah Beroperasi Lebih dari 20 Tahun
Tragedi Bus ALS di Muratara juga memunculkan sorotan terhadap usia armada yang digunakan.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pengamat transportasi dan komunitas bus, armada ALS yang mengalami kecelakaan disebut telah beroperasi lebih dari 20 tahun.
Hal ini memicu perdebatan publik terkait kelayakan armada bus antarkota jarak jauh yang masih beroperasi di jalur lintas Sumatera.
Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kondisi teknis kendaraan dan belum menyimpulkan adanya kaitan langsung antara usia armada dengan kecelakaan.
8. Empat Korban Berhasil Selamat
Empat orang dilaporkan selamat dalam tragedi tersebut.
Mereka adalah Jumiatun (35), Ngadiono (44), Muhammad Fahrul Hubaidi (31), serta M Fadli bin Ibrahim (30).
Tiga di antaranya mengalami luka bakar dan masih menjalani perawatan di RSUD Rupit.
Sementara itu, penyidik Satlantas Polres Muratara bersama Ditlantas Polda Sumsel masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut yang menghebohkan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.
Berita Terkait
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Bertambah, Satu Keluarga Masuk Daftar Korban Tewas
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu