- Viralnya promo di TikTok menyebabkan kerumunan pengunjung yang tidak terkendali di Matahari Internasional Plaza baru-baru ini.
- Kondisi toko menjadi berantakan, barang-barang rusak, serta terjadi ancaman terhadap karyawan saat situasi memanas di lapangan.
- Karyawan menanggung beban berat karena harus mengganti kerugian atas barang rusak atau hilang akibat perilaku pengunjung.
SuaraSumsel.id - Diskon yang seharusnya jadi kabar baik justru meninggalkan cerita berbeda di baliknya. Di tengah ramainya pengunjung yang datang silih berganti, seorang SPG di Matahari Internasional Plaza (IP) Palembang memilih bersuara, mengungkap kondisi yang tak banyak terlihat oleh publik.
Sejumlah unggahan yang beredar memperlihatkan tumpukan kotak sepatu berserakan di lantai. Dalam narasi yang ikut viral, para SPG di Matahari Department Store mengaku situasi di dalam toko tidak lagi kondusif.
Kondisi ini disebut dipicu oleh informasi promo yang ramai beredar di TikTok yang menyebutkan jika toko akan tutup pada 26 April 2026 ini. Banyak pengunjung datang dalam waktu bersamaan, membuat suasana toko berubah drastis.
“Promo kami sebenarnya biasa saja seperti di toko lain, tapi karena viral di TikTok, jadi diserbu,” tulis salah satu karyawan dalam unggahan yang beredar.
Dalam curhatan yang viral, karyawan mengaku sedih melihat kondisi toko yang selama ini mereka jaga justru rusak dalam waktu singkat.
Barang-barang disebut tidak hanya berserakan, tetapi juga mengalami kerusakan. Ada yang hilang pasangan, lepas lem, hingga kotor dan robek.
“Bukan lagi belanja, tapi sudah seperti rusuh,” tulisnya.
Yang lebih berat, mereka mengaku harus menanggung konsekuensi dari kerusakan tersebut. “Kalau barang cacat atau hilang, kami yang ganti, gaji terakhir ini,” lanjutnya.
Tak hanya soal barang, suasana di dalam toko juga disebut memanas. Dalam salah satu curhatan, karyawan mengaku sempat mendapat ancaman dari pengunjung saat situasi tidak terkendali.
Baca Juga: 7 Perumahan di Palembang 2026 dengan Promo DP 0 Persen, Kesempatan Punya Rumah Tanpa Uang Muka
Hal ini membuat para pekerja merasa tertekan, bahkan ada yang mengaku pulang dalam kondisi sedih setelah kejadian tersebut.
“Kami hanya menjalankan tugas. Tolong saling menghargai,” tulisnya.
Fenomena ini kembali menunjukkan dampak besar media sosial, khususnya TikTok, dalam memicu kerumunan.
Informasi yang menyebar cepat memang mampu menarik perhatian, namun tanpa kontrol, bisa menimbulkan situasi yang sulit dikendalikan di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik euforia diskon, ada pekerja yang harus menghadapi dampak langsung.
Bagi sebagian orang, promo adalah kesempatan. Namun bagi karyawan retail, situasi seperti ini bisa berubah menjadi tekanan yang tidak ringan. Dan dari sinilah, suara-suara yang selama ini jarang terdengar—akhirnya muncul ke permukaan.
Tag
Berita Terkait
-
7 Perumahan di Palembang 2026 dengan Promo DP 0 Persen, Kesempatan Punya Rumah Tanpa Uang Muka
-
Liburan Keluar Negeri Dapat Cashback hingga Rp1 Juta dari Promo Kartu Kredit BRI
-
Super App BRImo Permudah Cicil Emas, Hadirkan Promo Cashback untuk Dorong Minat Investasi
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky