- Masyarakat Palembang menggunakan Tari Tanggai untuk menyambut tamu umum secara hangat dengan gerakan yang luwes dan fleksibel.
- Tari Gending Sriwijaya ditampilkan secara sakral bagi tamu kehormatan menggunakan tepak sirih sebagai simbol penghormatan tinggi budaya.
- Perbedaan kedua tarian tersebut mencerminkan nilai keramahan serta wibawa budaya yang disesuaikan dengan konteks penyambutan di Palembang.
SuaraSumsel.id - Palembang tidak pernah menyambut tamu dengan cara biasa. Di balik setiap prosesi penyambutan, selalu ada tarian yang sarat makna. Dua yang paling sering tampil adalah Tari Tanggai dan Tari Gending Sriwijaya.
Sekilas terlihat mirip yakni sama-sama anggun, sama-sama menggunakan busana adat khas. Namun, di balik gerakan yang lembut, keduanya memiliki perbedaan mendasar yang sering tidak disadari.
Apa Itu Tari Tanggai?
Tari Tanggai adalah tarian tradisional Palembang yang digunakan untuk menyambut tamu dengan nuansa hangat dan bersahabat.
Ciri khas utamanya:
- Gerakan jari lentik dengan kuku panjang berwarna emas
- Tempo gerakan cenderung santai
- Ekspresi wajah lebih komunikatif
- Tarian ini sering digunakan dalam acara semi-formal hingga kegiatan budaya umum.
Makna utama: keramahan dan keterbukaan masyarakat Palembang.
Apa Itu Tari Gending Sriwijaya?
Berbeda dengan Tari Tanggai, Tari Gending Sriwijaya merupakan tarian penyambutan yang bersifat lebih formal dan sakral.
Ciri utamanya:
- Gerakan lebih baku dan terstruktur
- Tempo lambat dan penuh wibawa
- Menggunakan tepak sirih sebagai simbol penghormatan
- Tarian ini biasanya ditampilkan untuk tamu kehormatan, termasuk pejabat penting.
Makna utama ialah penghormatan tinggi dan kejayaan budaya Sriwijaya.
Baca Juga: 6 Tari Sambut dan 125 Seniman Akan Ramaikan Lawang Borotan Palembang
Perbedaan Tari Tanggai dan Tari Gending Sriwijaya
Agar lebih jelas, berikut perbedaan utamanya:
1. Fungsi Penyambutan
Tari Tanggai: untuk tamu umum hingga semi-formal
Tari Gending Sriwijaya: untuk tamu kehormatan
2. Karakter Gerakan
Tari Tanggai: luwes dan fleksibel
Tari Gending Sriwijaya: formal dan terstruktur
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Siapkan Undian Rp550 Juta, Ungu Siap Mengguncang Palembang
-
Bidan di Belitang Tak Sangka Menang Mobil dari Undian Bank Sumsel Babel
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Bukan Sekadar Digitalisasi, Ini Strategi Bank Indonesia Dongkrak PAD Sumsel Lewat SIGUNTANG
-
Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?