- Ribuan warga Palembang antusias mengikuti kegiatan Car Free Day perdana di pusat kota pada Minggu, 12 April 2026.
- Pelaksanaan CFD menyebabkan kemacetan parah dan melumpuhkan lalu lintas di sekitar Jembatan Musi IV dan Musi VI.
- Pemerintah Kota Palembang akan mengevaluasi rute dan rekayasa lalu lintas menyusul banyaknya keluhan warga terkait gangguan mobilitas.
SuaraSumsel.id - Antusiasme warga langsung terasa sejak pagi. Ribuan masyarakat tumpah ruah menikmati Car Free Day (CFD) perdana di Kota Palembang, Minggu (12/4/2026).
Namun di balik keramaian tersebut, muncul persoalan yang tak kalah besar. Sejumlah ruas jalan utama justru mengalami kemacetan parah, bahkan nyaris lumpuh.
Sejak pagi, arus lalu lintas di jalur penghubung Jembatan Musi IV dan Musi VI tersendat panjang. Kendaraan mengular tanpa celah, membuat banyak pengendara terjebak hingga puluhan menit.
Kemacetan ini bukan tanpa sebab. Rekayasa lalu lintas yang belum optimal ditambah tingginya volume kendaraan akhir pekan membuat beban jalan meningkat drastis.
Sejumlah jalur alternatif yang disiapkan pun belum mampu mengurai kepadatan. Akibatnya, kendaraan menumpuk di titik-titik krusial.
Kondisi ini langsung memicu keluhan warga. Banyak yang merasa aktivitas mereka terganggu, terutama karena akses keluar-masuk kawasan menjadi terbatas.
“Kalau seperti ini terus, malah menyulitkan warga,” keluh seorang pengendara yang terjebak macet.
Di sisi lain, CFD tetap menunjukkan sisi positif. Ribuan warga terlihat antusias menikmati suasana jalan tanpa kendaraan.
Mulai dari olahraga pagi, jalan santai, hingga sekadar berkumpul bersama keluarga, semuanya berlangsung di kawasan pusat kota.
Baca Juga: CFN Sukses Besar, CFD Palembang Malah Picu Macet Parah di Hari Pertama
Fenomena ini menunjukkan bahwa kebutuhan ruang publik di Palembang sangat tinggi.
Di tengah keluhan yang muncul, Pemerintah Kota Palembang tetap melihat pelaksanaan CFD sebagai langkah awal yang positif.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa uji coba CFD dan CFN secara umum berjalan baik.
“Uji coba CFD dan CFN yang digelar berlangsung aman, lancar, dan warga terlihat sangat antusias,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal penting untuk pengembangan ke depan.
Meski begitu, kritik tetap bermunculan. Sejumlah warga meminta agar jalur CFD dievaluasi, bahkan dipangkas.
Menurut mereka, rute yang terlalu panjang justru mengganggu mobilitas, terutama di akhir pekan saat aktivitas masyarakat meningkat.
Tag
Berita Terkait
-
CFN Sukses Besar, CFD Palembang Malah Picu Macet Parah di Hari Pertama
-
Wajah Baru Pedestrian Atmo Diserbu Warga, CFN Palembang Jadi Magnet Baru Kota Palembang
-
Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
-
CFN Malam Ini dan CFD Besok di Palembang, Jalan Ditutup dan Cara Hindari Macet
-
Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya
-
5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda
-
Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang
-
CFD Palembang Hari Pertama Diserbu Warga, Jalanan Malah Lumpuh dan Tuai Protes
-
Kopi Semendo Mendadak Viral di Jakarta, Ini Alasan Banyak Orang Ketagihan