- Gerhana Bulan Total (Blood Moon) akan tampak di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan, pada Selasa malam, 3 Maret 2026.
- Fenomena ini menarik karena menampilkan warna merah darah pada Bulan dan merupakan gerhana total terakhir hingga tahun 2028.
- Pengamatan gerhana bulan total aman menggunakan mata telanjang dan seluruh fase fenomena ini berlangsung lebih dari lima jam.
SuaraSumsel.id - Selasa malam, 3 Maret 2026 akan menjadi momen langit paling Instagrammable dan penuh makna tahun ini yakni Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon akan tampak dari Indonesia, termasuk Sumatera Selatan , namun jika langit cerah!
Fenomena ini bukan sekadar bulan “hilang” ke dalam bayangan Bumi, ada banyak hal menarik yang bikin orang dari anak-anak hingga dewasa tidak ingin melewatkannya.
1. Momen Langit Merah yang Jarang Terjadi
Bulan akan tampak berwarna kemerahan seperti darah ketika mencapai fase totality — bukan karena api, tapi karena cahaya Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi. Warna ini mirip seperti yang terlihat saat matahari terbenam yang tajam dan dramatis.
2. Ini Adalah Gerhana Total Terakhir Hingga 2028
Gerhana bulan total memiliki siklus, dan setelah 3 Maret 2026, tidak akan ada lagi gerhana seperti ini sampai 31 Desember 2028. Artinya, ini momen langit besar yang tidak akan terulang dalam tiga tahun mendatang!
3. Bisa Dilihat Tanpa Alat Apapun
Tidak seperti gerhana matahari yang harus pakai kacamata khusus, gerhana bulan aman diamati dengan mata telanjang. Kamu cukup keluar rumah, pandang ke langit saat malam, dan menikmatinya.
4. Lokasi Terbuka Akan Membuat Foto Kamu Makin “Cihuy”
Baca Juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di Sumsel, Ini Jam Puncaknya di Palembang
Kalau kamu posisi di Sumatera Selatan, pilih lokasi terbuka seperti tepi sungai Musi, lapangan luas, atau taman tanpa banyak polusi cahaya — hasil foto & video akan jauh lebih dramatis.
Tips: Gunakan tripod dan mode long-exposure untuk menangkap warna merah yang lebih intens!
5. Durasi Panjang: Lebih dari 5 Jam Fenomena Langit
Acara ini bukan sekadar 10 menit. Seluruh fase — dari bayangan awal, masuk ke totality, hingga keluar — berlangsung lebih dari 5 jam. Momen totalitas sendiri sekitar 58 menit penuh warna merah!
6. Bonus Ilmiah: Fenomena Astronomi Nyata
Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi sepenuhnya berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan. Ini bukan mitos — ini ilmu langit nyata yang bisa kamu jelaskan ke anak, pasangan, bahkan teman kamu!
Tag
Berita Terkait
-
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di Sumsel, Ini Jam Puncaknya di Palembang
-
Jangan Lewatkan! Gerhana Bulan Total Bakal Bikin Langit Sumsel Dramatis Merah Membara
-
Gerhana Bulan Total Sulit Terlihat di Sumsel, Akibat Terhalang Hujan
-
Lengkap! Ini Dzikir Dan Doa Yang Dianjurkan Saat Gerhana Bulan Total
-
Cuaca Sumsel Diprediksi Hujan Saat Gerhana Bulan Total Hari Ini
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam