- Bank Sumsel Babel meluncurkan Tabungan Pesirah untuk mendukung pengelolaan keuangan UMKM dan petani.
- Produk ini memfasilitasi transaksi usaha melalui layanan digital BSB Mobile dan pembayaran QRIS.
- Tabungan Pesirah memberikan insentif tambahan melalui program undian bagi nasabah yang disiplin menabung.
SuaraSumsel.id - Setiap usaha selalu punya titik awal. Ada yang bermula dari sawah, kebun, atau dapur kecil di rumah, lalu perlahan berkembang hingga produknya menembus pasar yang lebih luas. Namun di balik perjalanan itu, satu tantangan kerap muncul: bagaimana mengelola keuangan usaha agar tetap rapi, terkontrol, dan siap berkembang.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Sumsel Babel menghadirkan Tabungan Pesirah, produk simpanan yang dirancang untuk mendukung pelaku usaha mengelola keuangan secara lebih praktis dan modern. Tabungan ini menyasar petani, UMKM, hingga pedagang yang ingin mengatur arus kas usaha tanpa ribet.
Melalui dukungan layanan digital BSB Mobile, pelaku usaha kini dapat melakukan pembayaran langsung kepada petani atau mitra kerja, menarik tunai dengan aman, serta memantau transaksi usaha setiap hari. Aktivitas belanja pun semakin mudah dengan penggunaan QRIS Bank Sumsel Babel, yang memungkinkan pembayaran non-tunai secara cepat dan efisien di berbagai merchant.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, mengatakan bahwa kemudahan pengelolaan keuangan menjadi kunci agar usaha kecil dapat naik kelas. Menurutnya, Tabungan Pesirah hadir untuk membantu pelaku usaha lebih fokus pada pengembangan bisnis, bukan sekadar urusan transaksi harian.
“Setiap pelaku usaha punya cerita dan potensi masing-masing. Bank Sumsel Babel ingin hadir sebagai mitra yang memudahkan pengelolaan keuangan, sehingga usaha bisa tumbuh lebih terarah dan peluang pasar semakin terbuka,” ujar Festero.
Tak hanya menawarkan kemudahan transaksi, Tabungan Pesirah juga memberikan nilai tambah melalui Program Undian Super Grand Prize dan Grand Prize Tabungan Pesirah. Program ini menjadi insentif bagi nasabah yang disiplin menabung sekaligus mengelola keuangan usaha secara lebih sehat.
Dengan Tabungan Pesirah, menabung bukan lagi sekadar menyimpan dana, melainkan bagian dari strategi membangun usaha yang berkelanjutan. Dari sawah hingga pasar yang lebih luas, Bank Sumsel Babel berharap setiap langkah pelaku usaha dapat didukung dengan kemudahan finansial yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Tag
Berita Terkait
-
Promo Hello 2026 Bank Sumsel Babel Hadir! Warga Diajak Bertransaksi Digital Lebih Hemat
-
Bank Sumsel Babel Dampingi ASN Siapkan Masa Purna Tugas yang Sejahtera
-
Bank Sumsel Babel Dorong CSR Berkelanjutan lewat Pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025
-
Bank Sumsel Babel Apresiasi Pelajar Berprestasi melalui Tabungan Pesirah Junior
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Gerakan Hijau Lewat Program 1 Tree 1 Employee
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit
-
Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Dibuka, Fresh Graduate di Palembang Banyak Cari Info Ini
-
Setelah Balita Tewas, Banjir Muratara Kini Sisakan Warga Terisolasi dan Jembatan Putus