- Bank Sumsel Babel aktifkan CSR melalui partisipasi pada Sembawa Color Run 2025 di Banyuasin.
- Kolaborasi bank, Pemkab Banyuasin, dan PPK meresmikan Galeri Sang Pesirah untuk UMKM.
- Galeri Sang Pesirah menjadi ruang publik dan lapak UMKM untuk dorong ekonomi kerakyatan setempat.
SuaraSumsel.id - Bank Sumsel Babel terus menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah melalui pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan yang terintegrasi dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Sembawa Color Run 2025 yang digelar di kawasan Pusat Penelitian Karet (PPK) Sembawa, Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan yang memadukan olahraga, kebersamaan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi lokal ini menjadi ruang kolaborasi antara Bank Sumsel Babel, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dan Pusat Penelitian Karet. Antusiasme peserta mencerminkan semangat gaya hidup sehat yang sejalan dengan nilai keberlanjutan yang terus didorong Bank Sumsel Babel melalui program CSR.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Sumsel Babel bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pusat Penelitian Karet meresmikan Galeri Sang Pesirah yang berlokasi di kawasan Pusat Penelitian Karet Sembawa, tepat di sebelah ATM Bank Sumsel Babel. Galeri ini dihadirkan sebagai ruang santai dan interaksi masyarakat sekaligus wadah khusus bagi pelaku UMKM, dengan penyediaan space dan lapak usaha untuk mendukung promosi serta pengembangan produk lokal.
Peresmian Galeri Sang Pesirah juga dihadiri Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Kepala Pusat Penelitian Karet Dr. Suroso Rahutomo, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya komitmen bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel Festero Mohamad Papeko menyampaikan bahwa penguatan peran CSR dilakukan melalui penciptaan ruang-ruang produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan Galeri Sang Pesirah sebagai pusat aktivitas UMKM yang terintegrasi dengan ruang publik merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan CSR yang menggabungkan kegiatan olahraga masyarakat dan pembangunan fasilitas pendukung UMKM di Galeri Sang Pesirah Pusat Penelitian Karet Sembawa, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Bank Sumsel Babel akan terus mengembangkan program CSR yang selaras dengan agenda pembangunan daerah guna mendukung peningkatan kualitas hidup serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Apresiasi Pelajar Berprestasi melalui Tabungan Pesirah Junior
-
Telkomsel Percepat Transformasi UKM Sumsel Lewat AI di Program DCE ke 5
-
Pelibatan Masyarakat Jadi Kunci Jaminan Pasokan Bahan Baku Program MBG
-
Dari Dapur MBG hingga Pedagang Tempe, Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Gerakan Hijau Lewat Program 1 Tree 1 Employee
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera