- Benteng Kuto Besak dibangun akhir abad ke-18 sebagai pusat pertahanan Kesultanan Palembang Darussalam.
- Benteng ini kini berfungsi sebagai ruang publik hidup yang memadukan sejarah dengan cerita mistis lokal.
- Lokasi strategis di tepi Sungai Musi menawarkan panorama senja indah berlatar Jembatan Ampera.
SuaraSumsel.id - Di jantung Kota Palembang, berdiri kokoh sebuah benteng bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang peradaban di tepian Sungai Musi. Benteng Kuto Besak (BKB) bukan sekadar bangunan tua peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam, melainkan ruang publik hidup yang memadukan sejarah, cerita mistis, dan panorama senja yang selalu memikat wisatawan.
Benteng ini dibangun pada akhir abad ke-18 dan rampung pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I. Berbeda dengan benteng kolonial pada umumnya, Benteng Kuto Besak dirancang sebagai pusat pertahanan sekaligus simbol kekuasaan kesultanan. Dindingnya yang tebal, struktur bangunan yang simetris, serta posisinya yang strategis di tepi Sungai Musi menjadikan benteng ini titik vital pengawasan lalu lintas sungai pada masanya.
Selain nilai historis, Benteng Kuto Besak juga lekat dengan berbagai mitos yang masih dipercaya sebagian masyarakat. Konon, kawasan ini menyimpan aura sakral karena dulunya menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas penting kesultanan. Beberapa warga meyakini keberadaan “penjaga tak kasatmata” di sudut-sudut benteng, terutama saat malam hari. Meski demikian, cerita-cerita tersebut justru menambah daya tarik BKB sebagai destinasi wisata budaya yang sarat kisah.
Kini, wajah Benteng Kuto Besak telah bertransformasi menjadi salah satu ruang publik favorit warga Palembang. Area sekitarnya tertata rapi dan ramai dikunjungi, terutama menjelang sore hari. Wisatawan dapat duduk santai di pelataran benteng, menikmati semilir angin Sungai Musi, sambil menyaksikan aktivitas perahu ketek yang lalu lalang.
Waktu terbaik berkunjung ke Benteng Kuto Besak adalah saat senja.
Dari sini, pengunjung bisa menikmati matahari terbenam dengan latar Jembatan Ampera yang ikonik. Pantulan cahaya jingga di permukaan Sungai Musi menciptakan pemandangan yang kerap diburu fotografer dan wisatawan.
Tak sedikit pula pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk berfoto atau sekadar melepas penat setelah beraktivitas.
Benteng Kuto Besak juga menjadi titik awal wisata sungai Palembang. Dari dermaga di sekitarnya, wisatawan dapat menyeberang ke Kampung Kapitan, Kampung Al Munawar, hingga berkeliling Sungai Musi dengan perahu wisata. Keberadaan pedagang kuliner khas Palembang di sekitar area benteng semakin melengkapi pengalaman berkunjung.
Dengan perpaduan sejarah, mitos, dan panorama senja yang menawan, Benteng Kuto Besak tetap menjadi ikon Palembang yang tak pernah kehilangan pesonanya.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Sabet Juara II BERES Award 2025, Tegaskan Dukungan bagi Pembangunan Daerah
Bagi wisatawan maupun warga lokal, tempat ini bukan hanya destinasi foto, tetapi ruang untuk merasakan denyut sejarah kota yang terus hidup di tepian Sungai Musi.
Berita Terkait
-
BMKG Ingatkan Warga Palembang, Pasang Sungai Musi Berpotensi Picu Banjir
-
2 Wisata Palembang untuk Menjelajah Sejarah Tepi Musi bagi Pecinta Traveling
-
Peta ETLE Palembang Terbaru: Cek Lokasi Kameranya & Ketahui Denda Anda Seketika
-
Sudah 4 Daerah Terjerat Korupsi Dana PMI di Sumsel: Kok Bisa Dana Kemanusiaan Disalahgunakan?
-
LBH Palembang Perkuat Perjuangan Struktural, Pastikan Akses Keadilan untuk Rakyat
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Lewat Program Berbagi Makna untuk Indonesia, BRI Perkuat Komitmen Peduli Sesama
-
Imsak Palembang Hari Ini 17 Maret 2026, Jangan Sampai Terlewat Batas Sahur
-
Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan
-
5 Fakta Bus PO Anugrah Terguling di Gumay Talang Lahat, Puluhan Penumpang Dievakuasi
-
BRI Optimalkan 276.717 EDC BRILink dan Posko Mudik BRImo 2026 untuk Perayaan Lebaran