- PTBA meraih predikat Indonesia Most Trusted Company pada ajang CGPI Award 2025 yang diselenggarakan SWA dan IICG.
- PTBA mencatatkan skor tata kelola 91,34 pada CGPI 2025, menunjukkan peningkatan dari skor tahun sebelumnya.
- Penghargaan ini mengakui konsistensi PTBA menerapkan prinsip GCG mencakup transparansi dan akuntabilitas operasional perusahaan.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan dengan tata kelola terbaik di Indonesia. Konsistensi tersebut dibuktikan melalui keberhasilan PTBA mempertahankan predikat Indonesia Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025.
Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan Majalah SWA bersama Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) ini bukan sekadar simbol, melainkan penilaian menyeluruh terhadap komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Tahun ini, PTBA menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja tata kelola.
Pada CGPI 2025, PTBA berhasil meraih skor 91,34 dalam kategori Sangat Terpercaya, naik dibandingkan skor 91,04 pada tahun sebelumnya. Kenaikan skor ini menjadi indikator bahwa tata kelola perusahaan tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan secara konkret dari waktu ke waktu.
Risk Management Division Head PTBA, Efi Fidinilah, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mengimplementasikan tata kelola yang baik di seluruh lini bisnis. Menurutnya, PTBA tidak hanya berfokus pada performa keuangan, tetapi juga pada integritas dalam pengelolaan perusahaan.
“PTBA secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam menjalankan aktivitas bisnis perusahaan,” ujarnya.
Efi menambahkan bahwa perusahaan memiliki Divisi Manajemen Risiko yang berfungsi memastikan penerapan prinsip GCG dilakukan menyeluruh, mulai dari pengelolaan risiko hingga pengambilan keputusan strategis. Tujuannya, tidak hanya menjamin kelangsungan bisnis dan pemenuhan target, tetapi juga memberikan nilai tambah maksimal kepada seluruh pemangku kepentingan.
Menutup pernyataannya, Efi menegaskan komitmen PTBA untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan untuk mendukung keberlanjutan bisnis. Dengan tata kelola yang baik, Bukit Asam siap menghadirkan Energi Tanpa Henti untuk negeri,” tutur Efi.
Berita Terkait
-
Langkah Strategis PTBA Perkuat Ketahanan Energi Lewat Proyek Angkutan Batu Bara Tanjung Enim
-
PTBA Raih Penghargaan ANRI 2025 Berkat Komitmen Jaga Jejak Sejarah Bangsa
-
Transformasi PETI di Tanjung Agung: Dari Lubang Tambang Menjadi Sumber Kehidupan Baru
-
Peduli Generasi Sehat, PTBA Turun Tangan Tangani Stunting Dengan Pengobatan Gratis
-
Dukung Kebersihan Lingkungan, PTBA Serahkan Gerobak Sampah untuk Warga Kertapati
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
PTBA Salurkan Beasiswa Ayo Sekolah untuk Dukung Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan
-
5 HP Murah untuk Atasi Kebutuhan Belajar Berbasis AI, Pilihan Aman Pelajar & Mahasiswa
-
Listrik Padam Hari Ini dan Besok, Warga Palembang Wajib Cek Jadwal Pemadaman PLN
-
7 Fakta Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
-
Kerugian Negara Melejit Rp276 Miliar di Tol Betung-Tempino, Jaksa Tantang Eksepsi Haji Halim