-
Lift Hotel Airish Palembang anjlok dari lantai 4 saat membawa delapan tamu.
-
Para korban terjebak selama 20 menit dalam kondisi panas dan menakutkan.
-
Pihak hotel bertanggung jawab dan investigasi teknis dilakukan PT Seltech Utama.
SuaraSumsel.id - Insiden lift anjlok di Hotel Airish Palembang kembali menjadi sorotan publik beberapa hari ini, setelah rekaman dan kesaksian para tamu kembali beredar luas di media sosial. Kejadian yang terjadi pada Minggu (9/11/2025) itu kembali viral setelah salah satu korban, berinisial R, angkat bicara dan menceritakan detik-detik mencekam saat ia dan tujuh orang lainnya terjebak di dalam lift yang anjlok dari lantai 4.
Insiden berlangsung ketika para tamu hendak menghadiri acara resepsi pernikahan di ballroom hotel. Di dalam lift roomless itu terdapat delapan penumpang: dua perempuan lansia, satu pria lanjut usia, empat orang dewasa, dan seorang anak berusia tujuh tahun.
Menurut R, perjalanan lift awalnya normal. Lift berhenti di tiap lantai, pintu terbuka dan tertutup kembali seperti biasa. Namun situasi berubah drastis begitu mencapai lantai 4.
“Begitu sampai lantai 4, lift langsung anjlok sendiri dan berhenti di antara lantai 2 dan 3. Kami semua panik,” ujar R.
R menambahkan, mereka terjebak lebih dari 20 menit di dalam lift yang mulai terasa panas dan pengap. Beberapa orang, terutama lansia dan anak kecil, mulai kelelahan dan tampak lemas.
Kesaksian R memperkuat dugaan adanya masalah pada sistem mekanisme lift. Pernyataan itu pun menyulut kembali diskusi netizen setelah video suasana panik para tamu tersebar dan viral pada Rabu siang.
Dikonfirmasi awak media, pihak Hotel Airish Palembang melalui General Manager Operasional mengakui insiden tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas keselamatan tamu.
Namun, pemeriksaan teknis terkait penyebab lift anjlok diserahkan pada PT Seltech Utama, perusahaan yang ditunjuk melakukan maintenance dan perawatan seluruh unit lift di hotel tersebut.
Hingga kini, investigasi teknis masih berjalan untuk memastikan penyebab utama kejadian.
Baca Juga: Livin Run Fest 2025 Palembang: Lebih dari Lari, Ada Konser Hingga Bazar UMKM!
Respons Publik: “Bisa Fatal Kalau Bukan Minggu Siang”
Di media sosial, banyak warganet menyoroti potensi fatal dari insiden tersebut, terutama karena lift berisi lansia dan seorang anak kecil. Beberapa pengguna menyebut keberuntungan karena kejadian terjadi di jam yang tidak terlalu ramai.
Komentar yang paling banyak disorot adalah:
“Kalau anjloknya lebih tinggi dan lagi penuh, bisa fatal. Hotel harus bertanggung jawab.”
Netizen lain mendesak Pemerintah Kota Palembang melakukan audit keselamatan fasilitas publik di seluruh hotel dan gedung komersial.
Tag
Berita Terkait
-
Livin Run Fest 2025 Palembang: Lebih dari Lari, Ada Konser Hingga Bazar UMKM!
-
Barasuara, Yura Yunita, dan Bernadya Bawa Euforia Suara Loka Palembang di Livin Fest 2025
-
Listrik Padam di Palembang Hari Ini, Cek Daftar Wilayah yang Terdampak!
-
Macet Parah di Bandara SMB II Palembang Jadi Sorotan: Gara-Gara Sistem Baru, Publik Minta Evaluasi
-
Diduga Jadi Korban Bullying, Siswa SD di Talang Jambe Trauma dan Takut Kembali ke Sekolah
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel