-
Polisi memastikan dugaan penculikan siswi SMPN 30 Palembang hanya rekayasa.
-
ES dan keluarganya meninggalkan rumah di Palembang dan kini berada di Ogan Ilir.
-
Pihak sekolah menyebut ES tidak masuk sejak Senin dengan alasan sakit dari orang tuanya.
SuaraSumsel.id - Kasus dugaan pencobaan penculikan terhadap siswi SMP Negeri 30 Palembang berinisial ES (13) yang sempat menghebohkan warga Palembang akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan Sat Reskrim Polrestabes Palembang memastikan bahwa peristiwa tersebut bukan penculikan sungguhan, melainkan rekayasa.
Kabar ini menimbulkan kehebohan tersendiri, karena sebelumnya publik sudah sempat dibuat panik oleh unggahan di media sosial yang menyebut ada siswi hampir diculik oleh orang tak dikenal saat pulang sekolah. Namun setelah ditelusuri, cerita itu ternyata tidak sesuai dengan kenyataan.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sat Reskrim Polrestabes Palembang usai melakukan pendalaman terhadap laporan dan memeriksa sejumlah pihak.
Penyidik menemukan bahwa tidak ada bukti fisik, saksi, atau pelaku yang mengarah pada dugaan penculikan seperti yang sempat viral.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penculikan. Kasus ini murni rekayasa,” ungkap salah satu sumber di kepolisian.
Temuan ini mengubah total arah penyelidikan yang semula diduga sebagai tindak kejahatan terhadap anak, menjadi peristiwa sosial yang melibatkan tekanan emosional keluarga dan anak.
Usai kabar dugaan penculikan mencuat, ES dan kedua orang tuanya mendadak meninggalkan rumah mereka di kawasan Seberang Ulu II Palembang. Mereka diketahui kini berada di Kabupaten Ogan Ilir.
Di rumah yang ditinggalkan, hanya Maryati, nenek ES, yang masih tinggal seorang diri.
Kepada wartawan, Maryati mengaku cucunya dan orang tua ES sudah pergi sejak Senin (3/11/2025).
“Sejak Senin mereka sudah tidak di rumah. Katanya ke Ogan Ilir,” ujar Maryati singkat dengan nada cemas.
Kepolisian juga memastikan keberadaan ES dan keluarganya aman, dan tidak dalam situasi berbahaya.
Baca Juga: HUT ke 68 Bank Sumsel Babel, Jajan Cuma Rp68 Pakai QRIS BSB Mobile
Dari pihak sekolah, Kepala SMP Negeri 30 Palembang, Kamila, membenarkan bahwa ES tidak masuk sekolah sejak Senin. Menurut laporan yang diterima sekolah, orang tua ES memberikan keterangan bahwa anaknya sedang sakit.
“ES tidak masuk sekolah sejak hari Senin, informasinya dari orang tua karena sakit,” kata Kamila saat dihubungi melalui telepon.
Meski demikian, pihak sekolah mengaku ikut prihatin atas kabar viral yang sempat menyeret nama institusi pendidikan mereka. Mereka berharap masyarakat tidak mudah percaya pada informasi di media sosial sebelum ada klarifikasi resmi dari aparat.
Kabar rekayasa ini membuat warganet heboh. Banyak yang menilai kasus ini harus menjadi pelajaran penting agar masyarakat tidak mudah menyebarkan informasi sensasional tanpa bukti jelas.
“Awalnya kasihan, sekarang malah kecewa. Semoga anaknya baik-baik saja,” tulis salah satu netizen di kolom komentar media lokal.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar bijak bermedia sosial dan tidak memperkeruh situasi, terutama karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur yang perlu dilindungi secara psikologis.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Penemuan Siswa SMPN 26 Palembang Tewas di Selokan, Sekolah Mendadak Mencekam
-
Siswa SMPN 26 Palembang Ditemukan Tewas di Selokan Saat Jam Istirahat, Keluarga Masih Syok
-
Tak Diberi Uang untuk Nyabu, Anak di Palembang Jepit Jari Ayah hingga Nyaris Putus
-
Diperdaya Permen, Bocah 10 Tahun di Palembang Dikurung di Gudang Masjid, Warga Emosi
-
Perkembangan Baru Kasus Siswi SD di Palembang yang Matanya Lebam, PH: Biarkan Fakta Bicara
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar