-
Prabowo Subianto mengaku tak dendam pada Anies Baswedan atas "nilai 11 dari 100" yang diberikan saat debat capres 2024. Justru, menurutnya, momen itu memicu simpati publik—khususnya dari kalangan emak-emak—dan ikut mendongkrak kemenangannya di Pilpres.
-
Prabowo menilai debat presiden tak harus kaku atau normatif. Baginya, rakyat Indonesia menyukai dinamika politik yang hidup, adu gagasan yang tajam, namun tetap dalam koridor persatuan.
-
Hadir di Munas PKS, partai yang pernah jadi basis oposisi, Prabowo menyampaikan ajakan persatuan. Ia menekankan bahwa kontestasi politik sudah selesai dan kini saatnya seluruh elemen bangsa bekerja bersama demi pembangunan Indonesia.
Dengan mengubah narasi serangan menjadi sebuah keuntungan politik dan mengulurkan tangan persatuan kepada mantan rivalnya, Prabowo tidak hanya menunjukkan kepiawaiannya dalam berpolitik, tetapi juga menegaskan visinya untuk memimpin sebuah Indonesia yang bersatu dan bergerak maju.
Berita Terkait
-
'Kok Pak Teddy Terus Dicari?' Viral Canda Prabowo, Sadar Pesonanya Kalah dari Sang 'Ajudan'
-
Sekolah Rakyat Palembang Dimulai, Sistem Belajarnya Bikin Publik Penasaran
-
Bukan Ekonom, Tapi Jadi Komisaris Garuda? Ini Profil Mawardi Yahya
-
Mawardi Yahya Kalah Pilgub, Tapi Malah Jadi Komisaris Garuda, Hadiah Politik?
-
Viral Sampah Saat Kunjungan Prabowo, Senator Desak Evaluasi Tata Lingkungan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel