SuaraSumsel.id - Kabar membanggakan datang dari dunia perbankan nasional. Riduan, sosok kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025.
Penunjukan Riduan sebagai orang nomor satu di bank pelat merah terbesar di Indonesia ini menjadi bukti bahwa putra daerah dari Bumi Sriwijaya juga bisa bersaing dan memimpin institusi keuangan berskala nasional bahkan internasional.
Lulusan Unsri, Merintis dari Bawah
Riduan bukanlah sosok instan. Ia adalah alumnus Universitas Sriwijaya (Unsri), tempat ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Akuntansi dan melanjutkan ke Magister Manajemen di kampus yang sama.
Perjalanan kariernya dimulai dari bawah, sejak era merger bank pada 1999 ketika Bank Mandiri terbentuk.
Selama lebih dari dua dekade, Riduan meniti karier secara bertahap, mulai dari auditor internal, kemudian memegang posisi penting di lini Corporate Banking, Commercial Banking, hingga dipercaya menjadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri pada Maret 2025.
Karier Cemerlang, Reputasi Profesional
Sebelum resmi menjadi Dirut, Riduan dikenal sebagai figur yang berpengalaman dan visioner. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Commercial Banking (2019–2024), Direktur Corporate Banking (2024–2025), Wakil Direktur Utama Bank Mandiri (Maret–Agustus 2025) dan Direktur Keuangan & Investasi BPJS Kesehatan (2013–2016)
Pengalamannya yang luas dalam mengelola berbagai sektor bisnis bank menjadikan Riduan sebagai sosok strategis di balik keberhasilan peningkatan laba dan efisiensi bisnis Bank Mandiri dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Libur Sekolah Bikin Harga Ayam Melejit, Begini Cara Sumsel Kendalikan Inflasi
Kebanggaan Sumsel: Dari Sriwijaya untuk Indonesia
Pengangkatan Riduan sebagai Dirut Bank Mandiri menjadi inspirasi baru bagi generasi muda Palembang dan Sumsel.
Ia adalah representasi bahwa anak daerah pun bisa menjadi pemimpin nasional dengan komitmen, etos kerja, dan integritas.
Dari Palembang ke puncak industri keuangan nasional, perjalanan karier Riduan adalah cerita inspiratif tentang dedikasi, kerja keras, dan kebanggaan daerah. Sosoknya kini bukan hanya milik Bank Mandiri, tapi juga menjadi panutan baru bagi Sumsel dan Indonesia.
Sebagai Dirut, Riduan menghadapi tantangan besar, mulai dari digitalisasi perbankan, menghadapi disrupsi teknologi finansial, hingga memperluas kontribusi Bank Mandiri dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Namun dengan rekam jejak panjang dan latar belakang profesional yang solid, publik dan pelaku industri optimistis Riduan mampu membawa Bank Mandiri ke level yang lebih tinggi.
Berita Terkait
-
Inilah Kajian yang Jadi Disertasi hingga Herman Deru Resmi Sandang Gelar Doktor
-
Berpengalaman di Bank Mandiri, Harry Gale Bakal Jadi Direktur Utama Bank Sumsel Babel
-
Catat! Ini Jadwal & Cara Daftar UTBK SM UNSRI 2025, Cek Biaya Hingga Syarat Lengkapnya
-
Wajib Tahu! UKT Unsri Jalur Mandiri per Prodi: Cek Biaya Kuliah Pilihanmu Sekarang
-
7 Rahasia Jitu Lolos Seleksi Mandiri UNSRI 2025: Jangan Sampai Ketinggalan!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg