SuaraSumsel.id - Sepatu kets New Balance 550 telah menjadi fenomena di kalangan pecinta mode dan penggemar sepatu dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan desain yang klasik namun tetap relevan, sepatu ini berhasil merebut hati banyak orang, mulai dari kolektor hingga mereka yang sekadar ingin tampil gaya.
Namun, popularitasnya yang meroket juga diiringi dengan harga yang tidak bisa dibilang murah.
Lantas, apa yang membuat New Balance 550 begitu istimewa dan mengapa harganya tergolong mahal?
Dari Lapangan Basket ke Panggung Mode Jalanan
Awalnya, New Balance 550 bukanlah sepatu yang dirancang untuk berjalan-jalan santai di perkotaan.
Pertama kali dirilis pada tahun 1989, sepatu ini sejatinya adalah sepatu basket yang didesain untuk memberikan dukungan, stabilitas, dan bantalan yang mumpuni bagi para pemain profesional.
Namun, setelah sempat "terlupakan" di arsip, New Balance 550 kembali diperkenalkan dalam edisi terbatas pada akhir tahun 2020 dan sontak menjadi primadona.
Kebangkitan kembali popularitas sepatu kets retro dan strategi pemasaran yang efektif dari New Balance menjadi beberapa faktor utama di balik kesuksesan 550.
Baca Juga: Jangan Salah Beli! 5 Langkah Cerdas Memilih Sepatu Saat Bingung di Toko
Desainnya yang sederhana dan elegan membuatnya mudah dipadupadankan dengan berbagai gaya busana, menjadikannya favorit di dunia fashion streetwear.
Keistimewaan Desain dan Material Berkualitas
Salah satu daya tarik utama New Balance 550 terletak pada desainnya yang timeless.
Dengan siluet yang klasik, logo "N" yang ikonik di bagian samping, serta pilihan warna yang beragam, sepatu ini menawarkan tampilan yang sporty namun tetap elegan.
Penggunaan material berkualitas tinggi seperti kulit, suede, dan mesh tidak hanya memberikan sentuhan premium pada sepatu ini, tetapi juga menjamin daya tahan dan kenyamanan saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Meskipun beberapa pengguna merasa sepatu ini agak kaku di awal pemakaian, banyak yang setuju bahwa New Balance 550 akan semakin nyaman seiring berjalannya waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung