SuaraSumsel.id - Minat masyarakat terhadap investasi terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda.
Akses yang semakin mudah melalui aplikasi digital, serta banyaknya informasi finansial di media sosial, mendorong semakin banyak pemula terjun ke dunia investasi.
Namun, di balik semangat tersebut, tidak sedikit investor pemula yang melakukan kesalahan mendasar.
Hal ini bukan hanya menghambat pertumbuhan aset, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.
Berikut adalah 5 kesalahan umum dalam investasi yang sering dilakukan pemula, lengkap dengan cara cerdas untuk menghindarinya.
1. Investasi Tanpa Tujuan yang Jelas
Banyak pemula langsung membeli produk investasi karena ikut-ikutan atau tergiur cuan cepat, tanpa tahu tujuan finansial jangka pendek atau panjang.
Solusi:
Tentukan dulu tujuanmu apakah untuk dana darurat, liburan, pensiun, atau pendidikan anak. Tujuan ini akan menentukan jenis instrumen investasi yang tepat, apakah reksadana pasar uang, saham, emas, atau obligasi.
2. Tidak Paham Risiko Produk Investasi
Baca Juga: Trik Investasi ala Milenial, Mulai dari Rp10 Ribu Bisa Punya Aset Digital!
Banyak investor baru tergoda janji imbal hasil tinggi tanpa memahami bahwa return besar selalu datang dengan risiko besar.
Akibatnya, saat pasar anjlok, mereka panik dan menjual asetnya di harga rugi.
Solusi:
Pelajari profil risiko kamu. Jika kamu tidak nyaman dengan fluktuasi tajam, pilih produk dengan risiko rendah seperti reksadana pasar uang atau emas digital.
Gunakan fitur simulasi dan quiz risiko yang tersedia di aplikasi investasi seperti Bibit, Bareksa, atau Pluang.
3. Overdiversifikasi atau Tidak Diversifikasi Sama Sekali
Ada yang hanya menaruh seluruh uangnya di satu saham atau koin kripto, ada pula yang terlalu menyebar portofolionya tanpa strategi, membuat hasilnya tidak maksimal.
Tag
Berita Terkait
-
Trik Investasi ala Milenial, Mulai dari Rp10 Ribu Bisa Punya Aset Digital!
-
Gaji UMR Gak Halangi Mimpi, Ini 7 Cara Atur Duit Biar Tetap Produktif
-
Cuma Gaji UMR? Ini Cara Cerdas Mulai Investasi Reksadana dari Rp100 Ribu Aja
-
Gaya Mewah Gak Perlu Mahal! Tren Cincin Emas Stacking Lagi Naik Daun 2025
-
Toyota vs Honda, Mana Mobil Bekas yang Lebih Menguntungkan untuk Dijual?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun