- Periksa tabung reservoir saat mesin dingin.
- Jangan buka tutup radiator saat mesin panas!
4. Pemeriksaan Rem
Rem adalah sistem keselamatan paling vital dalam mobil. Jangan tunggu sampai berbunyi berdecit atau blong.
- Kampas rem: Biasanya diganti setiap 20.000–40.000 km.
- Minyak rem: Diganti setiap 2 tahun atau 40.000 km.
Tanda rem bermasalah:
- Pedal rem terasa lebih dalam
- Bunyi berdecit atau bergetar saat mengerem
- Mobil terasa tertarik ke satu sisi saat direm
5. Cek dan Rotasi Ban
Ban yang aus atau tekanan udaranya tidak sesuai bisa membahayakan keselamatan dan membuat konsumsi BBM lebih boros.
- Cek tekanan ban: Setiap minggu atau sebelum perjalanan jauh.
- Rotasi ban: Dilakukan setiap 10.000 km untuk meratakan keausan ban.
- Balancing dan spooring: Setiap 10.000–20.000 km, atau saat kemudi terasa bergetar.
Jangan lupa cek ban cadangan juga.
6. Ganti Busi (Spark Plug)
Busi memicu pembakaran bahan bakar di mesin. Jika sudah aus, akan menyebabkan mesin sulit dihidupkan, boros bensin, atau performa menurun.
Interval penggantian:
- Setiap 20.000–40.000 km tergantung jenisnya.
- Gunakan busi original atau yang sesuai spesifikasi kendaraan.
7. Pemeriksaan Aki (Baterai)
Aki yang bermasalah bisa menyebabkan mobil tidak bisa dinyalakan.
Aki kering dan aki basah perlu perhatian berbeda.
- Cek tegangan aki secara rutin di bengkel.
- Untuk aki basah, pastikan air aki berada di batas aman.
- Umur pakai aki biasanya 1,5–2 tahun, tergantung pemakaian.
Tanda aki mulai lemah:
- Starter lemah atau lambat
- Lampu redup
- Bunyi klakson mengecil
8. Periksa Sistem Kelistrikan dan Lampu
Selalu pastikan seluruh lampu kendaraan menyala dengan baik—terutama lampu rem, sein, dan lampu utama.
Baca Juga: Simulasi Kredit Mobil Bekas di Adira Finance Beserta Persyaratan Dokumennya
Sistem kelistrikan lain seperti power window, wiper, atau sensor parkir juga perlu diperiksa secara berkala.
9. Ganti Wiper dan Tambah Air Wiper
Wiper sangat penting saat musim hujan. Jika karet wiper sudah keras atau sobek, segeralah ganti agar kaca depan tidak tergores dan penglihatan tetap jelas.
Tambahkan cairan khusus washer agar kaca tetap bersih dan tidak buram.
10. Lakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi
Buku servis yang diberikan saat membeli mobil berisi jadwal servis berkala berdasarkan kilometer atau bulan.
Lakukan servis rutin di bengkel resmi agar garansi tetap berlaku dan teknisi bisa mendeteksi masalah sebelum menjadi parah.
Perawatan mobil berkala adalah bentuk tanggung jawab pemilik kendaraan terhadap keselamatan, efisiensi, dan keawetan mobilnya.
Berita Terkait
-
Simulasi Kredit Mobil Bekas di Adira Finance Beserta Persyaratan Dokumennya
-
Abu-Abu, Biru atau Hijau Zaitun? Ini Prediksi Warna Mobil Terfavorit Tahun 2025
-
Simulasi Cicilan Mobil Toyota, Uang Muka 20% Dengan BCA Syariah
-
Ini 9 Lokasi SPKLU di Palembang 2025 tapi Apakah Charging di Rumah Lebih Baik?
-
Ini Dia Daftar Lengkap Insentif Pajak Mobil Listrik 2025, Syarat dan Cara Klaimnya!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel