SuaraSumsel.id - Dalam upaya memperkuat integritas dan sistem pengendalian internal, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Regional Operation and Compliance (RORC) Region 4 Palembang menggelar In House Training bertema "Maximize Fraud Recovery from the Fraudster's Personal Asset Sales".
Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri, Palembang, dan diikuti oleh jajaran internal BRI dengan semangat membangun budaya kerja yang semakin tangguh terhadap risiko fraud.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi pemulihan kerugian dari tindak kecurangan, khususnya melalui pendekatan hukum atas aset pribadi pelaku fraud.
Dengan mengangkat tema yang relevan dan aplikatif, pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam menciptakan ekosistem perbankan yang bersih, profesional, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Juni 2025 diikuti oleh 119 peserta yang terdiri dari jajaran Top Management BRI Region 4 Palembang, mulai dari Department Head, Branch Office Head, Sub Branch Office Head, Micro Retail Risk & Compliance (MRR), Regional Internal Audit, hingga para Kepala Unit.
Peserta yang hadir merepresentasikan tiga garis pertahanan (first, second, dan third line of defense) dari berbagai level organisasi—mulai dari Head Office, Regional Office, hingga unit-unit di Branch Office dan Sub Branch Office BRI wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Anjar Wahyunani, Regional Business Support Head, bersama Sensony D.P., Regional Risk Management Head BRI RO Palembang.
Mereka menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh lini dalam menghadapi risiko fraud di era perbankan modern.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan materi mendalam dari para pemateri kompeten, baik yang berasal dari kantor pusat BRI maupun narasumber eksternal yang ahli di bidang manajemen risiko dan pengendalian internal.
Baca Juga: Penuh Doa, Begini Cara Warga Sumsel Sambut 1 Muharram 1447 H dengan Tradisi Islam
Dengan pendekatan yang praktis dan relevan, pelatihan ini menjadi langkah konkret BRI dalam membangun pertahanan organisasi yang kuat dan responsif terhadap ancaman fraud.
Dalam sambutannya, Sensony D.P. menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman terhadap berbagai bentuk risiko sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesiapan peserta dalam mendeteksi, mengantisipasi, dan menanggulangi potensi fraud di unit kerja masing-masing.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh lini dalam membangun sistem pertahanan yang kokoh demi menjaga integritas dan keberlanjutan operasional BRI.
“Dengan adanya In House Training RORC 2025 ini, kami harapkan seluruh peserta dapat menyerap materi dengan baik dan menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan bisnis dan memastikan bahwa setiap kegiatan operasional dijalankan sesuai dengan prinsip kehati-hatian,” ujar Sensony.
Pada sesi penutup, Bapak Bambang Tri Gunawan selaku Department Head RORC BRI RO Palembang menegaskan pentingnya membangun budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi.
“Tindakan fraud tidak hanya merugikan institusi tetapi juga dapat berdampak pada individu dan lingkungan sekitar. Dengan pelatihan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif untuk mematuhi aturan yang berlaku dan saling mengingatkan akan dampak nyata dari tindakan fraud,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mudik Asyik BUMN 2025: BRI Palembang Berangkatkan 250 Pemudik
-
Kuliner Lezat dan Cashback Menarik, Promo BRI Palembang Sayang Dilewatkan
-
HUT BRI ke-129, Insan Brilian Palembang Gelar Donor Darah dan Pemeriksa Kesehatan
-
BRI Perbaiki Rumah Warga Miskin Palembang, Bukti Peduli Sesama
-
YBM BRILiaN Bagikan Daging Kurban ke Keluarga Miskin di Palembang
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Hotspot Sumsel Turun 63 Persen, Mengapa Asap Palembang Masih Pekat?
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul