SuaraSumsel.id - Pada 1 Muharram menandai awal dari kalender Hijriah yakni sebuah momen sakral bagi umat Islam untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih, niat yang kuat, dan harapan akan keberkahan dari Allah SWT.
Di antara amalan yang sangat dianjurkan pada malam pergantian tahun Hijriah adalah membaca doa-doa yang berisi pujian kepada Allah, permohonan perlindungan, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Salah satu doa yang banyak diamalkan oleh ulama dan umat Islam di berbagai penjuru dunia adalah sebagai berikut:
Lafaz Doa Malam 1 Muharram (Arab-Latin)
Arab:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْـحَمْدُ ِللهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُّبَارَكًا فِيْهِ
وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَّعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi ḥamdan kaṡīran ṭayyiban mubārakan fīh. Wa ṣallallāhu 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Artinya:
Baca Juga: Gerakan Sultan Muda Sumsel Menyebar ke 5 Daerah, UMKM Lokal Kini Punya Akses KUR dan BPJS
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya."
Makna Spiritual dari Doa Ini
Doa ini terlihat sederhana, namun memiliki makna mendalam dan mencerminkan sikap seorang hamba yang:
- Memulai segala hal dengan nama Allah (basmalah) – menandai adab utama dalam setiap ibadah dan aktivitas.
- Memuji Allah secara lengkap – menyebut ḥamdan kaṡīran ṭayyiban mubārakan fīh artinya memuji Allah dengan cara yang berlimpah, suci, dan diberkahi.
- Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW – sebagai wasilah agar doa-doa kita diterima dan dilipatgandakan keberkahannya.
Bagi banyak ulama, doa seperti ini dibaca sebagai pembuka rangkaian dzikir dan munajat pada malam 1 Muharram—terutama dalam pengajian, majelis taklim, hingga tirakat malam.
Waktu Terbaik Membaca Doa Malam 1 Muharram
Dalam kalender hijriah, pergantian hari terjadi sejak terbenamnya matahari (Maghrib). Maka, malam 1 Muharram dimulai setelah Maghrib pada tanggal 30 Dzulhijjah.
Berita Terkait
-
Lengkap! Niat Puasa Asyura dan Keutamaannya, Bisa Hapus Dosa Setahun Lalu
-
Puasa Asyura 1447 H: Ini Peristiwa Ajaib yang Terjadi di Hari ke-10 Muharram
-
Tahun Baru Islam Tiba, Ini 5 Hadits Shahih tentang Keutamaan Puasa Muharram
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal dan Keutamaan Puasa Asyura, Tasua, dan Sunnah Muharam 2025
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Puasa Asyura 2025 dan Keutamaannya
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi