SuaraSumsel.id - Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1447 H semakin dekat.
Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah, Tahun Baru Islam 2025 diprediksi jatuh pada 27 Juni 2025 atau tepatnya masih menunggu hasil rukyatul hilal resmi Pemerintah.
Pergantian Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar momentum seremonial, melainkan juga momen berharga untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dilakukan setelah memasuki Muharram adalah puasa Asyura.
Menariknya, meskipun puasa ini memiliki keutamaan luar biasa, masih banyak yang belum memahami makna dan manfaat dari ibadah sunnah satu ini.
Apa Itu Puasa Asyura?
Puasa Asyura merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada 10 Muharram, tepatnya 10 hari setelah masuknya Tahun Baru Islam.
Puasa ini sudah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW jauh sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan.
Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Hanya 6 Persen TK di Sumsel yang Dikelola Pemerintah
“Puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
Tak hanya itu, sebelum umat Islam diwajibkan berpuasa Ramadhan, puasa Asyura bahkan sempat diwajibkan.
Setelah kewajiban puasa Ramadhan turun, puasa Asyura menjadi sunnah muakkad (sangat dianjurkan).
Sejarah Puasa Asyura
Secara historis, puasa Asyura memiliki makna yang mendalam.
Salah satu peristiwa penting yang terjadi di hari Asyura adalah diselamatkannya Nabi Musa AS beserta Bani Israil dari kejaran Firaun dan bala tentaranya.
Rasulullah SAW berpuasa pada hari itu sebagai bentuk syukur atas kemenangan Nabi Musa.
Karena kaum Yahudi juga berpuasa pada hari tersebut, Nabi Muhammad SAW kemudian menganjurkan agar umat Islam juga menambah puasa sehari sebelumnya yakni 9 Muharram/Tasu’a untuk membedakan diri dari kebiasaan mereka.
Jadwal Perkiraan Puasa Asyura 2025
Berikut perkiraan jadwal puasa sunnah Tasu’a dan Asyura tahun 2025:
9 Muharram 1447 H (Puasa Tasu’a): 5 Juli 2025
10 Muharram 1447 H (Puasa Asyura): 6 Juli 2025
Tanggal ini masih bisa berubah sesuai keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat
Keutamaan Puasa Asyura yang Jarang Diketahui
Banyak orang hanya mengetahui bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
Padahal, masih ada banyak keutamaan puasa Asyura yang sering luput dari perhatian umat Muslim.
Puasa ini bukan hanya soal penghapusan dosa setahun yang lalu, tetapi juga menjadi bentuk nyata kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, karena beliau mencontohkan langsung amalan ini kepada para sahabat.
Selain itu, puasa Asyura juga menghidupkan kembali tradisi Islam yang mulai terlupakan di tengah masyarakat modern yang lebih akrab dengan tren ibadah musiman.
Menyambut Tahun Baru Islam dengan puasa Asyura juga bisa menjadi langkah awal menyusun resolusi spiritual agar perjalanan hidup di tahun yang baru lebih bermakna dan penuh berkah.
Tak kalah penting, puasa Asyura mampu memperkuat solidaritas umat, karena banyak masjid dan komunitas Muslim yang menjadikannya sebagai momen kebersamaan melalui kegiatan berbuka puasa bersama.
Lebih dari itu, puasa ini juga mengajarkan kita arti bersyukur, sebagaimana Nabi Musa AS bersyukur kepada Allah setelah diselamatkan dari kejaran Firaun.
Maka, menjalankan puasa Asyura bukan hanya ibadah pribadi, tetapi juga warisan syukur dan kebersamaan yang membawa kebaikan untuk sesama.
Bagaimana Niat Puasa Asyura?
Berikut lafaz niat puasa Asyura yang bisa dibaca sejak malam hari hingga sebelum tergelincir matahari (selama belum makan dan minum):
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta’ala.”
Puasa Asyura adalah salah satu kesempatan emas yang sayang jika dilewatkan. Selain mendatangkan pahala, ibadah ini juga menjadi salah satu cara untuk memulai Tahun Baru Islam dengan amal baik, penuh pengharapan dan keberkahan.
Jika belum terbiasa berpuasa sunnah, puasa Tasu’a dan Asyura bisa menjadi langkah awal yang ringan untuk memulai perjalanan spiritual yang lebih baik.
Tag
Berita Terkait
-
Kapan Puasa Asyura? Berikut Jadwal, Niat dan Tata Caranya
-
Jangan Lupa Doa Ini Saat Buka Puasa Arafah, Keutamaannya Dahsyat
-
Niat Puasa Arafah Malam Ini dan Keutamaannya Sesuai Hadis Rasulullah
-
Doa Buka Puasa Tarwiyah Hari Ini: Lengkap Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
-
Larangan Puasa di Hari Tasyrik, Ternyata Ini Makna dan Pesan Keberkahannya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim