SuaraSumsel.id - Membeli mobil bekas bisa menjadi solusi cerdas untuk memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau.
Namun, konsumen perlu berhati-hati, terutama terhadap mobil bekas ex-banjir yang kerap dijual tanpa informasi yang jujur dari penjual.
Mobil bekas banjir berisiko tinggi mengalami kerusakan sistem kelistrikan, karat di bagian tersembunyi, hingga penurunan performa mesin secara drastis.
Agar tidak tertipu, kenali tanda-tanda dan cara mengecek mobil bekas ex-banjir sebelum memutuskan untuk membeli.
1. Periksa Aroma Kabin yang Aneh atau Menyengat
Salah satu ciri khas mobil bekas banjir adalah aroma interior yang tidak wajar. Biasanya, mobil bekas terendam air akan memiliki bau apek, lembap, atau menyengat akibat sisa lumpur dan air kotor.
Penjual nakal kerap menyamarkan dengan pengharum mobil beraroma kuat. Jika Anda mencium bau pengharum yang berlebihan atau aneh, patut curiga dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Amati Karat dan Korosi di Bagian-Bagian Tersembunyi
Mobil bekas banjir sering menunjukkan tanda-tanda karat pada bagian yang tidak mudah terlihat, seperti bawah karpet, engsel pintu, baut kursi, atau kompartemen bagasi.
Gunakan senter untuk melihat bagian kolong, pedal, dan dudukan ban cadangan. Karat di area ini mengindikasikan mobil sempat terendam air dalam waktu cukup lama.
3. Cek Kabel dan Sistem Kelistrikan
Air banjir dapat merusak sistem kelistrikan secara permanen. Saat mengecek mobil, perhatikan kondisi kabel di dalam dashboard, ruang mesin, dan kolong jok.
Baca Juga: 7 Mobil Bekas Paling Tahan Lama, Bisa Dipakai 10 Tahun Tanpa Rewel
Kabel yang mengelupas, retak, atau terlalu bersih bisa jadi sudah diganti atau dibersihkan untuk menyamarkan jejak banjir.
Coba juga menyalakan semua fitur kelistrikan seperti wiper, power window, lampu utama, AC, dan audio. Jika ada gangguan, delay, atau error, sebaiknya pertimbangkan ulang pembelian.
4. Periksa Riwayat Servis dan Asuransi
Mintalah buku servis atau riwayat perawatan dari pemilik sebelumnya atau showroom. Mobil yang dirawat rutin akan memiliki catatan lengkap.
Waspadai mobil yang tidak memiliki data riwayat sama sekali atau memiliki jeda panjang pada waktu servis.
Selain itu, beberapa asuransi mencatat klaim akibat banjir. Jika mobil pernah mendapatkan klaim banjir, itu tanda kuat bahwa mobil tersebut sempat terendam.
5. Lihat Kondisi Jok, Karpet, dan Panel Interior
Mobil ex-banjir sering mengalami penggantian jok dan karpet karena kerusakan akibat air.
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas Paling Tahan Lama, Bisa Dipakai 10 Tahun Tanpa Rewel
-
3 Mobil Bekas Murah Seharga Motor, Kabin Super Luas Buat Angkut Keluarga Besar!
-
Rekomendasi Mobil Bekas Seharga NMAX: Pilihan Cerdas di Bawah 35 Juta!
-
Baru Punya SIM? Ini 5 Mobil Bekas Terbaik 2025 yang Ramah Pemula & Gampang Dikendarai
-
5 Mobil Bekas Paling Dicari Tahun Ini, Avanza Kalah Saing?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Gejalanya Sering Dikira Sariawan Biasa
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan BSB Prioritas, Layanan Perbankan Premium Sentuhan Personal