SuaraSumsel.id - Universitas Sriwijaya (Unsri) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri bagi calon mahasiswa baru angkatan 2025/2026, menjadi kesempatan emas bagi para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.
Selain proses seleksi yang transparan dan kompetitif, informasi mengenai besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi aspek krusial yang wajib dipahami oleh para pendaftar.
UKT sendiri merupakan biaya kuliah yang dibayarkan setiap semester, yang besarannya disesuaikan berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa serta program studi yang dipilih.
Pada Seleksi Mandiri tahun ini, Universitas Sriwijaya telah menyiapkan skema UKT dengan nominal yang bervariasi antar fakultas, sehingga orang tua calon mahasiswa dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih matang.
Informasi lengkap mengenai daftar nominal UKT antar fakultas juga sudah tersedia, memberikan gambaran yang jelas agar calon mahasiswa tidak hanya fokus pada proses seleksi, tapi juga siap secara finansial dalam menghadapi masa studi mereka.
Untuk jalur seleksi mandiri, Unsri menyediakan 187 kursi untuk Program D3 dan 2.915 kursi untuk Program S1, memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung.
Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menegaskan bahwa bagi peserta yang belum berhasil di jalur SNBP, jangan berkecil hati karena pendaftaran seleksi mandiri akan dibuka mulai 4 Juni 2025, dengan ujian yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2025.
Kesempatan kedua ini menjadi peluang emas bagi para calon mahasiswa untuk meraih impian mereka di Unsri.
Kesempatan Seleksi Mandiri ini menjadi langkah awal yang penting untuk meraih impian berkuliah di Universitas Sriwijaya dengan perencanaan matang dan penuh keyakinan.
Baca Juga: Sumsel Pekan Ini: Civitas FK Unsri Serukan Evaluasi Menkes, Siswa SMK Demo Guru Cabul
Dalam website Unsri diketahui UKT Fakultas Teknik mencapai Rp9.120.000 per semester.
Biaya ini berlaku untuk seluruh program studi teknik, termasuk Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, dan Arsitektur.
Bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi, kabar baiknya adalah biaya per semesternya jauh lebih terjangkau, yakni sebesar Rp7.200.000.
Biaya ini berlaku merata untuk tiga program studi unggulan yaitu Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, dan Manajemen.
Fakultas Hukum dengan biaya UKT yang ditetapkan sebesar Rp7.800.000 per semester untuk program studi Ilmu Hukum.
Rincian Biaya UKT Per Program Studi
Berita Terkait
-
Sumsel Pekan Ini: Civitas FK Unsri Serukan Evaluasi Menkes, Siswa SMK Demo Guru Cabul
-
PPDS FK Unsri DisarankanTempuh Jalur Hukum Usai Ditendang Dokter RSMH
-
Ribuan Peserta UTBK di Unsri Bisa Menginap Gratis di Kampus, Ini Lokasinya!
-
Pengumuman SNBP Unsri 2025: Cek Daftar Nama Lolos dan Jadwal Pendaftaran Ulang
-
Pengukuhan Prof Farida: Menggali Sejarah dan Identitas Melalui Pempek Palembang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?