“Masih dalam penyelidikan. Kami sedang kumpulkan bukti dan saksi. Tentu ini jadi perhatian karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ungkap salah satu petugas di lokasi.
Warga Trauma, Harap Polisi Segera Ungkap Pelaku
Peristiwa ini membuat warga sekitar merasa waswas dan khawatir.
“Kami takut, kok bisa ada peluru nyasar sampai ke warung. Padahal ini daerah ramai, banyak anak-anak juga yang biasa main sore di sini,” ujar Rahma (42), salah satu warga.
Beberapa warga bahkan memilih menutup warung lebih awal malam itu. Mereka berharap pihak kepolisian segera mengungkap asal peluru dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.
Hingga berita ini diturunkan, Ari Kernedi masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Palembang.
Luka di kaki kirinya cukup dalam, dan proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu lama.
Pihak keluarga korban juga mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Nyawa orang bisa melayang hanya karena kelalaian atau kesengajaan orang lain yang bermain-main dengan senjata api,” tegas keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga: Harga Emas di Palembang Naik! Antam Tembus Rp1,97 Juta per Gram, Ini Penyebabnya
Peristiwa peluru nyasar ini kembali membuka mata masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap senjata api dan keamanan lingkungan. Dalam suasana perkotaan yang padat, satu kelalaian saja bisa mengancam banyak nyawa tak bersalah.
Berita Terkait
-
Harga Emas di Palembang Naik! Antam Tembus Rp1,97 Juta per Gram, Ini Penyebabnya
-
Listrik Mati Lagi, Ini Jadwal Lengkap Pemadaman PLN Palembang Minggu Ini
-
Demo Ribuan Ojol di Palembang 20 Mei! Ini Titik Rawan Macet yang Harus Dihindari
-
Pengusaha Perempuan di Palembang Tertipu Advokat Gadungan, Uang Raib Hampir Rp1 Miliar
-
Dimulai Hari Ini, Berikut Tahapan Lengkap Pendaftaran SPMB SD dan SMP Palembang 2025
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
Loyalitas Berbuah Hadiah, Bank Sumsel Babel Manggar Umumkan Pemenang Utama Pesirah