SuaraSumsel.id - Harga emas di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami pergerakan yang menarik pada hari Minggu ini.
Berdasarkan data resmi dari laman Pegadaian, harga jual tiga produk logam mulia yakni Antam, UBS, dan Galeri24 mencatatkan fluktuasi dibandingkan hari sebelumnya.
Emas Antam, yang selama ini menjadi salah satu primadona bagi investor ritel maupun kolektor perhiasan di Palembang, mengalami kenaikan tipis sebesar Rp2.000 per gram.
Harga jualnya kini berada di angka Rp2.004.000, naik dari posisi sebelumnya di Rp2.002.000. Kenaikan serupa juga tercatat pada emas Galeri24, yang turut naik Rp2.000 menjadi Rp1.925.000 per gram.
Sementara itu, emas buatan UBS justru tidak menunjukkan perubahan harga dan tetap bertengger di posisi Rp1.949.000 per gram.
Pergerakan ini dinilai mencerminkan situasi global yang masih fluktuatif serta dinamika permintaan lokal yang cukup stabil.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan nilai tukar rupiah yang cenderung bergerak dinamis, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati oleh masyarakat Palembang.
Kenaikan harga emas Antam dan Galeri24, meski hanya sedikit, menjadi sinyal positif bagi pemilik emas maupun calon pembeli yang mengamati tren jangka menengah.
Sementara harga stabil pada produk UBS menunjukkan adanya keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.
Baca Juga: Arista Hotel Palembang Buka Lowongan Chef, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!
Di tengah kondisi ini, masyarakat Palembang disarankan untuk terus memantau pergerakan harga harian, terutama bagi mereka yang memiliki rencana membeli atau menjual logam mulia sebagai bentuk perlindungan aset jangka panjang.
Emas batangan buatan Antam dan Galeri24 hadir dalam berbagai pilihan berat yang fleksibel, mulai dari 0,5 gram hingga ukuran besar 1.000 gram atau setara dengan 1 kilogram.
Rentang kuantitas yang luas ini memungkinkan masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi untuk memiliki logam mulia sesuai dengan kemampuan dan tujuan investasinya—baik itu untuk tabungan masa depan, mahar pernikahan, maupun koleksi pribadi.
Antam dan Galeri24 memang dikenal dengan diversifikasi ukuran yang lengkap dan kemasan yang menarik, menjadikannya favorit di kalangan investor pemula hingga kolektor profesional.
Di sisi lain, emas buatan UBS juga tidak kalah bersaing.
Produk UBS tersedia dalam pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, menawarkan fleksibilitas yang cukup luas, meski tidak sampai ukuran 1 kilogram seperti kompetitornya.
Berita Terkait
-
Arista Hotel Palembang Buka Lowongan Chef, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!
-
5 Fakta Tragedi Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi Palembang
-
Situasi Arus Lalu Lintas Sungai Musi Pascaledakan Kapal Jukung
-
Dari Tari Pendet hingga Rodat, Sepekan Workshop Dinda Bestari Hidupkan Seni Tradisi Palembang
-
Terungkap di Sidang Kabut Asap Sumsel: Kebakaran Berulang di Konsesi Korporasi Raksasa
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
5 Fakta Kepulangan Pekerja Migran Sumsel dari Kamboja, Ternyata Tidak Semudah yang Dibayangkan
-
BRI Perluas Layanan Super Apps BRImo, Pesan Obat Kini Semakin Efisien: Langsung ke Apotek K-24
-
5 Fakta Sumur Minyak Baru di Abab, Potensi 505 BOPD dan Harapan Baru Energi Nasional
-
BRI dan Desa BRILiaN Perkuat BUMDes Manemeng Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan