"Pengamanan ini dilakukan sebagai antisipasi agar tak terjadi gangguan yang dapat menghambat jalannya debat. Kami ingin memberikan ruang yang aman dan profesional, baik bagi pasangan calon maupun penyelenggara,” kata Eskan.
Debat publik ini akan berlangsung selama 90 menit dan menjadi momentum penting dalam rangkaian PSU Pilkada Empat Lawang yang digelar setelah putusan Mahkamah Konstitusi. Lewat forum ini, masyarakat diharapkan bisa menilai langsung kualitas dan kesiapan masing-masing pasangan calon dalam memimpin daerah.
Tonton Live Streaming Debat di Sini
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung jalannya debat publik, KPU menyediakan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi KPU Kabupaten Empat Lawang dan televisi lokal yang telah bekerja sama.
Tautan live streaming akan dibagikan melalui media sosial resmi KPU serta dapat diakses di laman resmi KPU Kabupaten Empat Lawang beberapa jam sebelum debat dimulai.
“Silakan saksikan debat melalui kanal resmi KPU agar masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” ujar Eskan.
Dengan menghadirkan siaran langsung, KPU berharap debat ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Empat Lawang, termasuk yang berada di pelosok dan tidak bisa hadir langsung di lokasi debat.
Debat publik kali ini diharapkan menjadi sarana edukatif dan informatif bagi pemilih menjelang hari pencoblosan ulang.
Baca Juga: Pilkada Empat Lawang: Dua Mantan Bupati Adu Kuat, Rebut Kursi di Pemilu Ulang
Tag
Berita Terkait
-
Pilkada Empat Lawang: Dua Mantan Bupati Adu Kuat, Rebut Kursi di Pemilu Ulang
-
Modus Cinta di Medsos: Gadis Cirebon Diperkosa dan Dirampok di Hutan Empat Lawang
-
Debat Paslon PSU Pilkada Empat Lawang Dipindah ke Palembang, Ada Apa?
-
Nomor Urut Paslon PSU Empat Lawang Ditetapkan, Ini Peta Dukungan 14 Partai Politik
-
KPU RI Usulkan Pemungutan Suara Ulang di Empat Lawang pada 19 April 2025
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?