Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan, Basyaruddin Akhmad menambahkan status “tidak sehat” yang disematkan pada BUMD akan tidak sama.
Menurutnya, label tersebut tidak bisa disamaratakan sebab tiap BUMD menghadapi tantangan dan dinamika yang unik. Salah satu contoh yang disoroti adalah PT Jakabaring Sport City (JSC), yang meski memiliki aset bernilai besar, justru mengalami kesulitan dalam mengelola arus kas.
Basyaruddin mengungkapkan bahwa saat proses penyertaan modal dilakukan, nilai aset Jakabaring terlalu besar sehingga tidak sebanding dengan pendapatan operasional yang dihasilkan.
Hal ini menyebabkan pendapatan yang ada tidak mampu menutupi kebutuhan operasional harian maupun kewajiban finansial lainnya.
Ia menegaskan bahwa permasalahan seperti ini tidak bisa dilihat hanya dari sisi manajerial, tetapi juga harus dicermati dari aspek perencanaan dan pengelolaan investasi jangka panjang.
“Kita harus lihat dari dalam. Bisa jadi perusahaannya dikelola baik, tapi struktur modal dan arus kasnya memang sudah berat sejak awal,” katanya.
Oleh karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen untuk melakukan evaluasi mendalam pada setiap BUMD, agar solusi yang diambil bisa tepat sasaran dan tidak sekadar tambal sulam.
Berita Terkait
-
Pengakuan Eks Wawako Fitrianti Agustinda Soal Kasus Dana Hibah PMI Palembang
-
Terungkap Alasan Diskotik Darma Agung Club 41 Palembang Operasi Tanpa Izin
-
Bank Sumsel Babel Gelar Halal Bihalal: Momentum Rajut Kebersamaan Raih Keberkahan
-
Menyelamatkan Anggrek, Upaya PT Bukit Asam Menjaga Kehidupan
-
Profil & Kekayaan Politikus NasDem Palembang Tersangka Korupsi Dana PMI
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik
-
Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla
-
Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam