SuaraSumsel.id - Pada tanggal 7 Ramadan 1446 Hijriah, yang bertepatan dengan Jumat, 7 Maret 2025, umat Islam di wilayah Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir akan melaksanakan ibadah puasa sebagai bagian dari kewajiban di bulan suci Ramadan.
Setelah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, momen berbuka puasa menjadi saat yang dinanti-nantikan. Waktu Berbuka Puasa di Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir pada 7 Ramadan 1446 H
Berikut adalah perkiraan waktu berbuka puasa (waktu Maghrib) untuk wilayah Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir pada tanggal 7 Maret 2025:
Kota Palembang: 18.22 WIB
Kabupaten Banyuasin: 18.22 WIB
Kabupaten Ogan Ilir: 18.22 WIB
Perlu dicatat bahwa waktu tersebut adalah perkiraan dan dapat sedikit berbeda tergantung pada lokasi spesifik dan metode perhitungan yang digunakan. Disarankan untuk selalu memeriksa jadwal resmi dari sumber terpercaya atau lembaga keagamaan setempat untuk memastikan ketepatan waktu berbuka.
Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka puasa dan membaca doa sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Berikut adalah doa berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
Doa Pertama:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika ya arhamar rahimin.
Baca Juga: Benarkah Pengusaha Haji Halim Tersangka? Kasus Korupsi Tol Baleno Terungkap
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dan dengan-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang dari semua penyayang."
Doa Kedua:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu, wa tsabatal ajru, insya Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
Doa-doa tersebut dapat dibaca saat berbuka puasa sebagai bentuk syukur dan pengharapan akan diterimanya amal ibadah selama berpuasa. Selain itu, momen menjelang berbuka puasa juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa-doa kebaikan pada waktu tersebut.
Tradisi Berbuka Puasa di Sumatera Selatan
Di wilayah Sumatera Selatan, termasuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir, tradisi berbuka puasa biasanya diwarnai dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Beberapa hidangan yang sering disajikan antara lain:
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Pengusaha Haji Halim Tersangka? Kasus Korupsi Tol Baleno Terungkap
-
35 Persen SD Negeri di Palembang Rusak Bikin Orang Tua Beralih ke Sekolah Swasta?
-
BI Sumsel Siapkan Rp 4,7 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran, Ini Jadwal dan Lokasinya
-
Miris! 35 Persen SD di Palembang Rusak, Temukan Toilet dan Sarana Tak Layak
-
Jadwal Buka Puasa 6 Ramadan 1446 Hijriah di Lubuklinggau, Pagar Alam, dan Prabumulih
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan
-
Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m
-
Hadir di RRI Fest 2026, SMBR Perkuat Kolaborasi dan Aksi Positif untuk Masyarakat
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?