SuaraSumsel.id - PSMS Medan harus menelan pil pahit setelah kalah tipis 0-1 dari Sriwijaya FC dalam laga playoff degradasi Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Gol tunggal Reyhan Firdaus di menit ke-67 memastikan kemenangan Sriwijaya FC sekaligus mengunci posisi mereka di Liga 2 musim depan.
Meski kecewa, pelatih PSMS, Nil Maizar, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan menargetkan kemenangan di laga terakhir melawan Persikota Tangerang.
Gol Reyhan Firdaus pada menit ke-67 memastikan kemenangan Sriwijaya FC dan sekaligus mengunci satu tempat Liga 2 musim depan, menyusul PSMS yang sudah lebih dulu lolos.
Meski kecewa dengan hasil ini, pelatih PSMS Nil Maizar mengapresiasi perjuangan pemain-pemainnya dan menargetkan kemenangan dalam laga terakhir melawan Persikota Tangerang. "Saya bangga dengan pemain-pemain saya. Mereka bermain bagus selama 2 kali 45 menit, tapi kelengahan berujung gol, dan itu sesuatu yang tidak bagus. Namun, secara keseluruhan penampilan mereka cukup baik," kata Nil melansir ANTARA.
Sriwijaya FC tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin, mengingat masih dibayangi Nusantara United dan Persikota Tangerang.
Pelatih Hendri Susilo sebelum pertandingan mengakui laga ini sebagai tantangan besar, tetapi optimis timnya bisa tampil maksimal. Hendri mengharapkan jika timnya sudah melakukan berbagai upaya menghadapi laga krusial.
Dia pun menyebutkan jika pemain telah memiliki mental yang siap dengan hasil yang diharapkan maksimal. "Pertandingan ini yang sangat penting dan menentukan nasib SFC musim depan. Semua pemain sudah sepakat memberikan yang terbaik. SFC berjuang keras demi hasil yang diharapkan,” ujar Hendri Susilo sebelum pertandingan.
Hasil ini juga memastikan Persikota dan Nusantara United terdegradasi ke Liga 3, meskipun masih menyisakan satu pertandingan lagi.
Baca Juga: Mau Cek Kesehatan Gratis? Daftar Lewat WhatsApp atau Langsung ke Puskesmas!
Berita Terkait
-
Mau Cek Kesehatan Gratis? Daftar Lewat WhatsApp atau Langsung ke Puskesmas!
-
Jelang Dilantik, Ini Pesan DPRD untuk Wali Kota Palembang Terpilih Ratu Dewa
-
Link Live Score Sriwijaya FC vs PSMS Medan: Laga Penentu di Playoff Liga 2
-
Cap Go Meh 2025 di Pulau Kemaro: Ritual dan Sejarah yang Wajib Diketahui
-
Mencekam! Detik-Detik Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Musi, Adik Jadi Saksi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan